Wali Kota Bandung Tegaskan Galian Kabel Harus Rapih dan Aman

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, pekerjaan penggalian kabel untuk menurunkan kabel udara ke bawah tanah tetap diperlukan sebagai bagian dari penataan infrastruktur kota. Namun ia mengakui, pelaksanaan di lapangan masih menyisakan persoalan kerapihan dan keamanan.

“Galian tadi saya sudah instruksikan juga bahwa galian tetap diperlukan karena menurunkan kabel udara itu tetap harus gali tanah. Cuma memang saya harus akui bahwa pengerjaan galiannya masih tidak rapih, meninggalkan pekerjaan yang mengganggu mata bahkan bisa menimbulkan risiko kecelakaan,” ujar Farhan.

Menurutnya, proses penurunan kabel udara ke bawah tanah merupakan langkah penting untuk memperindah wajah kota sekaligus meningkatkan keselamatan dan ketertiban jaringan utilitas. Meski demikian, kualitas pengerjaan tidak boleh diabaikan.

Farhan memastikan Pemerintah Kota Bandung akan mengawasi ketat pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Ia menekankan agar bekas galian dirapikan dan dikembalikan seperti semula sehingga tidak membahayakan masyarakat.

“Maka dipastikan, kita akan pastikan bahwa pekerjaan galiannya itu rapih dan aman,” tegasnya.

Baca Juga:

14 Ton Kabel Udara di Jalan Buahbatu Tuntas, Selanjutnya Ruas Moh Toha dan Kopo

Pemkot Bandung Rapihkan Kabel Fiber Optik di Simpang Jalan Aceh-Merdeka, Kebut Migrasi ke Jaringan Bawah Tanah

Ia memahami, proses penurunan kabel ke bawah tanah memang membutuhkan penggalian. Namun, menurutnya, profesionalisme dalam penanganan proyek harus menjadi prioritas utama.

“Saya mengerti bahwa kita semua ini kabel udara turun ke bawah dan turun ke bawah kita harus menggali. Tetapi tunjukkanlah bahwa penanganan galian tersebut ditangani dengan profesional, tidak asal-asalan,” kata Farhan.

Selain persoalan galian kabel, Farhan juga menyoroti kondisi infrastruktur lain yang perlu perhatian. Ia meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk segera menindaklanjuti laporan terkait jalan berlubang, trotoar rusak, dan drainase yang bermasalah.

“Kepada DSDABM, perbaikan jalan berlubang, trotoar rusak serta drainase harus betul-betul diperhatikan. Laporan yang saya terima dari daerah Cibaduyut,” ungkapnya.

Farhan mengatakan, penataan kota tidak hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bekerja cepat, responsif, dan bertanggung jawab terhadap setiap keluhan masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun