BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyiapkan 3 titik lahan untuk dijadikan lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi para korban atau warga terdampak yang harus direlokasi akibat bencana longsor Cisarua.
Sekretaris Daerah KBB sekaligus Incident Commander Longsor Pasirlangu, Ade Zakir mengatakan sudah ada 3 titik lahan yang akan dijadikan lokasi Huntap.
Meski lahannya tak jauh dari lokasi longsor namun aman untuk dijadikan tempat tinggal karena sesuai rekomendasi dan asesmen dari Badan Geologi.
“Sudah kita survei dan identifikasi tiga titik tanah. Sudah diskusi dengan Geologi aman,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga:
Update Longsor Cisarua Hari ke-9: Tinggal 6 Korban Masih Belum Ditemukan
Respons Cepat OJK Jabar, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor Cisarua
Dia menjelaskan 3 titik relokasi tersebut dalam pembahasan dengan pihak pemerintah desa karena lahan berstatus aset desa sehingga perlu persetujuan melalui musyawarah desa.
Namun pihaknya optimis dengan menggunakan skema tukar guling aset. Tanah warga terdampak akan menjadi aset desa untuk kemudian dijadikan area hutan lindung.
Berdasarkan data jumlah warga terdampak, rencananya akan dibangun sebanyak 53 rumah Huntap. Selanjutnya, Pemkab Bandung Barat akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena sudah berjanji akan membantu pembangunan rumah.
“Datanya 53 itu sementara, masih fluktuatif. Kita juga masih tunggu hasil musyawarah desa,” katanya. (ADV)










