Pembatasan Gim Online dan Medsos untuk Pelajar Bakal Dikawal 4 Kementerian

pembatasan gim online
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah tengah menyiapkan langkah konkret untuk mengatur penggunaan gim online dan media sosial di kalangan pelajar. Kebijakan ini menjadi sorotan setelah insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading yang diduga melibatkan seorang siswa.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan bahwa kebijakan pembatasan tersebut akan dibahas secara lintas kementerian, melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kementerian Agama, serta kementeriannya sendiri.

“Kami mulai memperhatikan dampak dari gim online terhadap perilaku pelajar. Isu ini akan dibicarakan bersama empat kementerian terkait agar kebijakan yang diambil komprehensif dan tepat sasaran,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Menurut Mu’ti, pembatasan yang dimaksud bukan untuk melarang anak bermain gim secara total, melainkan untuk memastikan penggunaannya tetap dalam batas wajar dan tidak menimbulkan efek negatif seperti kekerasan, perilaku agresif, atau kecanduan.

“Dahulu kami sudah pernah mengusulkan agar gim online diatur secara khusus. Gim memang bisa memberikan manfaat edukatif, tetapi tanpa pengawasan yang baik, justru bisa memunculkan persoalan baru,” jelasnya.

Ia menilai, pengawasan yang paling efektif seharusnya dimulai dari keluarga. Orang tua berperan penting dalam mengatur waktu bermain anak, memantau konten gim, serta mengarahkan agar aktivitas digital memberikan nilai positif.

“Siapa yang bisa mengawasi anak ketika bermain gim, terutama jika dilakukan sendirian di kamar? Di sinilah pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua untuk membentuk ekosistem pengawasan yang sehat,” tutur Mu’ti.

Baca juga:

Makna Tulisan “Arghata” dan “14 Words” pada Senjata di Ledakan SMAN 72 Jakarta

Lebih lanjut, pembahasan lintas kementerian ini akan fokus pada pembentukan sistem pengawasan digital dan edukasi literasi media yang menyeluruh. Pemerintah ingin mendorong keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan perlindungan terhadap anak.

“Kami tidak ingin kebijakan ini bersifat kaku atau represif. Pendekatannya harus humanis dan partisipatif, melibatkan semua pihak agar anak-anak tetap bisa berinteraksi dengan teknologi secara sehat,” ujar Mu’ti.

Rencana kebijakan tersebut mendapat perhatian publik setelah sejumlah pakar pendidikan menilai bahwa peningkatan kasus kekerasan dan perilaku ekstrem di kalangan pelajar turut dipengaruhi oleh paparan konten digital tanpa batas.

Pemerintah, melalui sinergi antar-kementerian, bertekad membangun sistem yang menyeimbangkan aspek teknologi, pendidikan, dan perlindungan anak.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Indonesia tumbuh sebagai generasi digital yang cerdas, kreatif, dan berkarakter, bukan korban dari dunia maya,” pungkas Mu’ti.

Langkah ini menjadi sinyal serius bahwa pemerintah mulai melihat pentingnya pengawasan digital dalam dunia pendidikan, bukan hanya sebagai respons terhadap insiden, tetapi juga sebagai upaya preventif untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif teknologi yang semakin meluas.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun