Pemain Persib Mulai Beraktivitas di Luar Jam Latihan, Bojan Hodak Bereaksi

Febri Hariyadi
Febri Hariyadi. (Dok. Persib)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPOGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak memberikan sedikit kelonggaran terhadap aktivitas para pemainnya selama menjalani pemusatan latihan di Thailanf. Meski begitu, Bojan Hodak meminta agar pemainnya tetap bertanggung jawab akan tugasnya sebagai pesepakbola profesional.

Belum lama ini, sejumlah pemain Persib terlihat mulai melakukan banyak aktivitas di luar lapangan dengan menikmati beberapa kawasan di Thailand. Bahkan beberapa pemain asing asal Brasil mulai gemar mencari angin segar di Thailand.

“Mereka boleh (jalan-jalan), tapi mereka tidak bisa terlalu lama karena mereka tidak boleh kelelahan untuk berlatih, dan mereka sudah tahu itu. Lalu setelah waktu makan siang tiba, mereka tidak boleh keluar lagi,” buka Bojan kepada awak media.

Baca Juga:

Akademi Persib Cimahi Sabet Gelar Juara di Gothia Cup U13

Bukan Untuk Berlibur, Dedi Kusnandar Ungkap Tujuan Persib Pergi Ke Thailand

Ia pun tak mempermasalahkan para pemainnya mencicipi makanan ringan dan menikmati segelas kopi di pagi hari. Namun pada sore hari, mereka harus mulai mempersiapkan diri untuk berlatih yang dimulai dari terapi hingga sesi latihan di dalam lapangan.

“Di pagi hari, mereka bisa pergi ngopi, tapi setelah latihan sore mereka harus melakukan terapi, mereka harus berlatih dan itu adalah yang terpenting,” terang pria asal Kroasia tersebut

Lanjut Bojan, pekerjaan utama pemainnya di sesi pemusatan latihan ini memang untuk memantapkan waktu persiapan. Akan tetapi, mereka juga memiliki cara tersendiri untuk saling mengenal satu sama lain, dengan caranya masing-masing.

“Bagi kami, pekerjaan adalah yang utama, kami bisa saja menikmati waktu ini tapi pekerjaan yang utama,” ujar pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Berpergian ke luar hotel secara bersama-sama juga menjadi salah satu cara melakukan perkenalan dengan pemain lain. Oleh karenanya ia memberi sedikit keleluasaan kepada para pemain untuk mencari cara melakukan pendekatan, namun tetap bertannggung jawab atas pekerjaannya.

“Hal lainnya adalah seperti yang pernah saya katakan, kami memiliki 12 pemain baru dan mereka perlu untuk membuat keterikatan, beberapa dari mereka pertama kali berkumpul bersama di kamar, ada juga beberapa yang pergi bersama untuk makan siang atau ngopi dan ini bagaimana mereka mengenal satu sama lain.” tutupnya. (RF/_Usk)


Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara