Pearly/Thinaah Tersingkir di Malaysian Open, Ganda Putri Indonesia Lanjutkan Dominasi

Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari
Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari (Foto: PBSI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Harapan pasangan ganda putri Malaysia Pearly Tan / M Thinaah untuk melangkah ke perempat final Malaysian Open World Tour Super 1000 kembali kandas. Bermain di hadapan publik sendiri, pasangan peringkat dua dunia itu harus mengakui keunggulan ganda Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari.

Dalam laga babak kedua yang berlangsung di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kamis (8/1/2026), Pearly/Thinaah kalah dua gim langsung dengan skor ketat 24-26, 17-21 setelah bertarung selama 54 menit.

Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi wakil tuan rumah, mengingat Pearly/Thinaah sebelumnya berhasil menaklukkan Febriana/Meilysa di final SEA Games Thailand bulan lalu. Namun kali ini, pasangan Indonesia tampil lebih solid dan mampu menjaga konsistensi di poin-poin krusial.

Hasil tersebut membuat Pearly/Thinaah kembali gagal menembus perempat final turnamen level Super 1000 di kandang sendiri. Penantian panjang pun berlanjut, setelah mereka juga tersingkir lebih awal dalam empat edisi terakhir Malaysian Open:

  • 2022 (babak kedua)
  • 2023 (babak pertama)
  • 2024 (babak pertama)
  • 2025 (babak pertama)

Baca Juga:

Febriana/Meilysa Tembus Semifinal Australia Open 2025, Putri KW Ikut Melaju

Tunggal Putra Malaysia Juga Gugur

Kekecewaan tuan rumah bertambah setelah wakil terakhir tunggal putra Malaysia, Leong Jun Hao, juga tersingkir di babak kedua pada hari yang sama.

Leong Jun Hao harus mengakui keunggulan unggulan Indonesia Jonatan Christie, yang menang dua gim langsung 21-18, 21-11.

Bagi Jonatan Christie, kemenangan ini menjadi ajang balas dendam setelah sebelumnya kalah dari Leong Jun Hao di Singapore Open tahun lalu. Hasil ini sekaligus menyamakan rekor pertemuan kedua pemain menjadi imbang 2-2.

Sebelumnya, Leong Jun Hao terakhir kali mengalahkan Jonatan Christie di babak 16 besar Singapore Open 2025 dengan skor straight game 21-16, 21-19.

Jonatan Christie selanjutnya akan menghadapi pemenang laga antara Kodai Naraoka (Jepang) dan Lu Guangzu (Tiongkok) di babak perempat final pada Jumat (9/1/2026).

Sementara itu, Leong Jun Hao akan menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi menjelang tampil di India Open World Tour Super 750 pekan depan.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara