Hengkang dari Pelatnas, Jojo dan Chico Tetap Setia Bela Merah Putih

pelatih
Kepala Pelatih Tunggal Putra Pelatnas PBSI Irwansyah mengaku bangga dengan pencapaian Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo yang akan memainkan pertandingan "All Indonesia Final" pada final Indonesia Masters 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (29/1/2023).(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dua pebulutangkis tunggal putra senior Indonesia, Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo, resmi mengakhiri kiprah mereka di Pelatnas Cipayung.

Keduanya memilih melanjutkan karier sebagai pemain profesional setelah bertahun-tahun membela tim nasional di berbagai kejuaraan dunia.

Keputusan Jonatan, yang kini menempati peringkat lima dunia, sejatinya bukan sesuatu yang mendadak. Ia mengaku telah mempertimbangkannya secara matang demi membuka babak baru dalam perjalanan kariernya, sekaligus memberi ruang bagi para pemain muda untuk berkembang.

“Ini bukanlah perpisahan, tapi bagian dari proses pertumbuhan dan adaptasi. Dengan pola latihan yang lebih fleksibel, saya yakin bisa terus meningkatkan performa. Saya akan tetap memberikan yang terbaik untuk Merah Putih,” ujar Jojo dalam keterangan resminya melalui Humas PBSI, dikutip Sabtu (17/5/2025).

Meski keluar dari Pelatnas, Jojo menegaskan bahwa loyalitasnya kepada Indonesia tidak luntur. Ia siap kembali jika tenaganya dibutuhkan di ajang beregu seperti Piala Thomas.

“Saya dibesarkan oleh PBSI, jiwa saya ditempa di Pelatnas. Saya akan selalu membawa semangat itu ke manapun saya melangkah,” tegasnya.

Baca Juga:

Gagal Penuhi Target, PBSI Evaluasi Pemain

Sementara itu, Chico juga menyampaikan terima kasih mendalam atas delapan tahun kebersamaannya bersama tim nasional. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah membentuknya, mulai dari pelatih hingga sesama rekan atlet.

“Terima kasih kepada PBSI, Pak Fadil Imran, para pelatih, dan teman-teman atlet yang selalu mendukung saya sejak tahun 2017,” ucap Chico.

Keputusan ini datang setelah penampilan Chico memang sempat menurun dalam beberapa turnamen terakhir. Bahkan, namanya tak masuk dalam skuad Indonesia di ajang Piala Sudirman 2025 yang digelar di Xiamen, Tiongkok.

Dalam perjalanan kariernya, Jonatan mencatatkan banyak prestasi bergengsi seperti medali emas Asian Games 2018 dan gelar juara All England 2024. Sementara Chico mencatatkan momen terbaiknya saat menjuarai Malaysia Masters 2022.

Kini, dengan status sebagai pemain profesional, baik Jojo maupun Chico membuka lembaran baru dalam karier mereka.

Perjalanan mereka bersama tim nasional mungkin sudah berakhir, namun tekad untuk terus mengharumkan nama Indonesia tetap menyala.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City