Pandji Ungkap Motif Politik di Panggung Mens Rea: Bikin Gue Gatel!

Pandji Pragiwaksono
Pandji Pragiwaksono. (YouTube/pandji.pragiwaksono)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Komika Pandji Pragiwaksono akhirnya buka suara soal kebiasaannya mengangkat isu politik dalam materi stand up comedy. Di tengah polemik dan laporan polisi yang menyeret namanya usai pertunjukan “Mens Rea”, Pandji justru tampil blak-blakan.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya @pandji_Pragiwaksono, ia menegaskan bahwa politik bukan sekadar bahan candaan, melainkan kegelisahan yang sudah lama mengendap dalam dirinya.

“Kenapa gue ngomongin politik? Karena itu minat gue, dunia gue, pertemanan gue,” kata Pandji di kutip, Sabtu (10/1/2026).

Bagi Pandji, komedi bukan cuma soal tawa. Panggung adalah ruang untuk menyentil realitas, bahkan jika itu membuat sebagian pihak merasa terusik.

“Gue Gatel Lihat Cara Orang Memilih”

Pandji tak menampik bahwa keresahannya bersumber dari perilaku masyarakat sendiri. Ia menilai banyak warga Indonesia aktif memilih, namun abai pada kualitas pilihan.

“Buat gue, banyak salah di kitanya. Kita partisipatif, tapi kualitas partisipasinya gue pertanyakan,” ujarnya tanpa basa-basi.

Menurut Pandji, kondisi inilah yang melahirkan banyak figur bermasalah di pemerintahan. Ia menilai kritik tidak cukup diarahkan ke elite, tetapi juga ke publik yang memberi mandat.

Isi “Mens Rea” yang Bikin Panas

Dalam pertunjukan “Mens Rea”, Pandji secara terbuka membongkar alasan-alasan klasik pemilih saat pemilu. Materi ini kemudian viral dan memicu kontroversi.

“Gue bahas kenapa orang milih. Ada yang milih karena agama, tampang, popularitas, sampai karena pernah dikasih sesuatu,” ungkapnya.

Pandji menyebut alasan-alasan itu terlalu dangkal untuk menentukan masa depan sebuah negara. Candaan tersebut ia akui sengaja dibuat tajam agar penonton merasa tersentil, bukan sekadar tertawa.

Baca Juga:

PP Muhammadiyah–PBNU Bantah Soal Pelaporan “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono ke Polisi

Lawakan yang Punya Misi

Pandji menegaskan bahwa kritik politiknya bukan bertujuan menjatuhkan pihak tertentu. Ia justru ingin publik bercermin dan mulai berpikir ulang saat berada di bilik suara.

“Kalau kita berharap perubahan dari dalam, itu bohong. Yang di dalam enggak bisa apa-apa kalau kita pilih sembarangan,” tegasnya.

Ia percaya perubahan sejati justru dimulai dari pemilih yang cerdas dan kritis.

“Mereka Kira Rakyat Bodoh”

Salah satu pernyataan Pandji yang paling menyengat adalah pengakuannya soal kekesalan terhadap sikap sebagian pemimpin.

“Mereka pikir kita ini goblok. Kelihatan dari pernyataan dan kebijakan mereka,” ujarnya.

Sebagai komika, Pandji mengaku nalurinya otomatis mengubah kemarahan menjadi lelucon. Baginya, humor adalah senjata paling ampuh untuk menyampaikan kritik tanpa mimbar politik.

Seperti diketahui, penampilan Pandji di “Mens Rea” berbuntut laporan polisi yang dilayangkan Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Laporan tersebut kini masih ditangani Polda Metro Jaya.

Meski demikian, Pandji bergeming. Ia tetap pada pendiriannya bahwa stand up comedy adalah ruang ekspresi, kritik, dan refleksi sosial.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City