OJK Jabar: Kredit UMKM Jawa Barat Tembus Rp186 Triliun di Awal 2026, Tertinggi Kedua Nasional

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur ekonomi daerah melalui pemberdayaan sektor produktif.

Hingga awal tahun 2026, Jawa Barat mencatatkan kinerja gemilang dengan total penyaluran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mencapai angka fantastis, yakni Rp186 triliun.

Pencapaian ini mengukuhkan posisi Jawa Barat sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, mengungkapkan bahwa realisasi kredit UMKM tersebut setara dengan 12,51 persen dari total penyaluran kredit UMKM secara nasional.

“Capaian per Januari 2026 ini menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan penyaluran kredit UMKM terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Timur,” ujar Darwisman dalam kegiatan Media Update Triwulan I Tahun 2026 di Bandung.

Dominasi Kota Bandung dan Daerah Penyangga

Berdasarkan data yang dirilis OJK, jumlah rekening kredit UMKM di Tanah Pasundan tercatat sebanyak 3,5 juta rekening. Tingginya angka ini mencerminkan inklusi keuangan yang berjalan baik di kalangan pelaku usaha kecil.

Pertumbuhan kredit ini terkonsentrasi di beberapa wilayah strategis yang menjadi pusat aktivitas ekonomi. Lima daerah dengan penyaluran kredit UMKM terbesar di Jawa Barat antara lain:

  1. Kota Bandung: Rp25,05 triliun
  2. Kabupaten Bekasi: Rp16,80 triliun
  3. Kabupaten Bogor: Rp15,45 triliun
  4. Kabupaten Bandung: Rp13,54 triliun
  5. Kota Bekasi: Rp12,41 triliun

Darwisman menjelaskan bahwa dominasi wilayah-wilayah tersebut dipicu oleh jumlah penduduk yang padat, ekosistem UMKM yang menjamur, serta dinamika ekonomi yang lebih cepat dibandingkan wilayah lainnya.

Baca Juga:

OJK Jabar Paparkan Perkembangan Industri Jasa Keuangan di Jawa Barat 2026

Ekonomi Tumbuh 5,85%, OJK Jabar dan TPAKD Terus Dorong Akses Keuangan Masyarakat

Kinerja KUR Jawa Barat: Realisasi Rp3,04 Triliun

Selain kredit UMKM secara umum, instrumen Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga menunjukkan performa yang sangat positif. Per Januari 2026, tercatat sebanyak 48.342 pelaku usaha telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan bersubsidi ini.

Adapun total penyaluran KUR di Jawa Barat mencapai Rp3,04 triliun, dengan posisi outstanding (sisa pinjaman berjalan) tercatat sebesar Rp2,94 triliun. Dari jumlah tersebut, skema KUR Mikro menjadi primadona dengan kontribusi mencapai 60,28 persen dari total outstanding.

“Penyaluran KUR di Jawa Barat saat ini berada di posisi ketiga terbesar nasional setelah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal ini membuktikan bahwa pelaku usaha di Jabar sangat proaktif dalam memanfaatkan pembiayaan produktif untuk ekspansi bisnis mereka,” tambah Darwisman.

Untuk sebaran KUR berdasarkan outstanding terbesar, Kabupaten Bogor memimpin dengan Rp266,87 miliar, disusul Kabupaten Bekasi (Rp235,04 miliar), Kabupaten Bandung (Rp220,02 miliar), Kabupaten Garut (Rp181,37 miliar), dan Kota Bandung (Rp166,67 miliar).

Potensi Strategis dan Infrastruktur Pendukung

Jawa Barat memiliki modal kuat untuk terus meningkatkan posisi ekonominya di masa depan. Kedekatan geografis dengan Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional, serta dukungan infrastruktur kelas dunia seperti bandara internasional, pelabuhan utama, dan jaringan jalan tol yang terintegrasi, menjadikan provinsi ini sebagai magnet investasi.

Faktor-faktor tersebut, ditambah dengan jumlah penduduk yang besar, diyakini akan terus memperluas jangkauan penyaluran KUR dan kredit UMKM di masa mendatang.

Komitmen Pengawasan OJK

Menutup keterangannya, Darwisman menegaskan bahwa OJK Jabar tidak hanya fokus pada pertumbuhan angka penyaluran, tetapi juga pada kualitas kredit.

“OJK akan terus mendorong optimalisasi penyaluran kredit UMKM dan KUR. Namun, kami juga memperkuat fungsi pengawasan agar kualitas pembiayaan tetap terjaga (NPL terkendali), sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun