Ngaku Dokter di Kencan Online, Widi Adrian Dibekuk Polres Cimahi

(Foto: Tri/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIMAHI, TEROPONGMEDIA.ID – Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi menangkap Widi Andrian, pria asal Jawa Tengah itu melakukan aksi penipuan terhadap sejumlah wanita berawal dari aplikasi kencan online.

Pria 32 tahun itu berpura-pura menjadi dokter demi memuluskan aksinya. Padahal sehari-hari, ia hanya berprofesi sebagai montir di sebuah bengkel di kampung halamannya.

“Kami amankan tersangka WA ini beberapa hari lalu, kurang dari 24 jam setelah menerima laporan dari korban yang ditipu oleh tersangka,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto saat ditemui di Mapolres Cimahi, Senin, 6 Januari 2025.

Tri menerangkan, modus tersangka menjalankan aksi penipuannya yakni berpura-pura sebagai mahasiswa kedokteran. Ia mengaku bernama Damar Mangkuluhur Sardjito.

“Dia ini berkomunikasi dengan korbannya melalui aplikasi kencan online. Dia memasang foto profil memakai baju dokter dengan nama dr. Damar Mangkuluhur Sardjito supaya korbannya ini tertipu,” kata Tri.

BACA JUGA: Ingatkan Keselamatan Lalu Lintas, 700 Knalpot Brong Sitaan Polres Cimahi Dijadikan Monumen

Ia yang berkomunikasi dengan korbannya, kemudian meminta sejumlah uang. Alasan yang dilontarkan beragam, mulai dari untuk kebutuhan kuliah dan alasan lainnya sehingga korban tertipu serta mau mengirimkan nominal uang yang diminta.

“Berdasarkan pengakuan tersangka korbannya ada 2, dia minta sejumlah yang dengan alasan untuk kebutuhan kuliah lalu nanti uangnya akan diganti. Tentu korban percaya karena melihat tersangka ini mengaku magang di rumah sakit,” ujar Tri.

Dari dua korban, tersangka Widi sudah mendapatkan uang sebesar Rp10 juta. Uang itu diakui tersangka digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHPidana tentang penipuan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun,” ujar Tri.

Sementara itu, tersangka Widi mengaku aksi penipuan itu ia lakukan lantaran sakit hati pada korban yang dikenalnya. Ia kerap direndahkan karena hanya berprofesi sebagai montir di bengkel.

“Saya sakit hati, karena perempuan itu bilangnya biasa kenalan sama laki-laki yang kerjanya TNI dan Polisi. Makanya saya menyamar jadi dokter buat balas dendam. Uangnya saya pakai buat kebutuhan sehari-hari,” kata Widi.

 

(Tri/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

2

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri