Natal 2025, Kemenimipas Berikan Remisi kepada 15.235 Warga Binaan

remisi natal
Ilustrasi. (Kemipas)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan Remisi Khusus Hari Raya Natal 2025 kepada 15.235 warga binaan pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Pemberian remisi ini menjadi bentuk apresiasi negara terhadap warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pidana.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan bahwa remisi Natal diberikan secara serentak melalui kantor wilayah dan satuan kerja pemasyarakatan di seluruh daerah.

“Untuk remisi warga binaan, baik remisi khusus maupun umum, totalnya ada 15.235 orang di seluruh Indonesia,” ujar Mashudi saat ditemui di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Kamis.

Remisi Natal diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Penilaian tersebut mencakup perilaku baik selama menjalani pidana serta keaktifan mengikuti berbagai program pembinaan, termasuk kegiatan keagamaan.

Mashudi menjelaskan, besaran pengurangan masa pidana yang diterima warga binaan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan. Bahkan, sebagian warga binaan langsung menghirup udara bebas setelah masa hukumannya dinyatakan selesai karena dikurangi remisi.

“Ini adalah bentuk apresiasi kepada warga binaan yang selama ini mengikuti pembinaan dengan baik. Ada yang mendapat remisi satu bulan, dua bulan, bahkan ada yang langsung bebas,” katanya.

Baca Juga:

50 Ucapan Selamat Natal 2025: Menyentuh, Indah, dan Hangat

Khusus di wilayah Jakarta, tercatat sebanyak 610 warga binaan menerima Remisi Khusus Natal 2025. Besaran remisi ditentukan berdasarkan hasil penilaian Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Mashudi menegaskan bahwa proses pengusulan remisi dilakukan secara berjenjang dan transparan, mulai dari tingkat lembaga pemasyarakatan, kantor wilayah, hingga Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Ia memastikan tidak ada kemudahan khusus di luar ketentuan yang berlaku.

“Prosesnya tidak sulit selama syarat dipenuhi. Ada empat kriteria utama yang dinilai, termasuk kedisiplinan mengikuti pembinaan. Jika ada pelanggaran, tentu tidak bisa diusulkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mashudi menilai warga binaan tidak bisa semata-mata dilihat dari kesalahan di masa lalu. Banyak di antara mereka yang kini menunjukkan komitmen untuk berubah dan memperbaiki diri.

“Warga binaan itu luar biasa. Mereka justru memberi motivasi kepada kami karena mau mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City