Modus Anak Angkat! Oknum Kuwu di Ciamis Cabuli Gadis Usia 16 Tahun

Pencabulan kuwu
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Oknum seorang kepala desa atau kuwu asal Kabupaten Ciamis dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap seorang gadis berusia 16 tahun di Kabupaten Kuningan.

Kuasa hukum korban, Ujang Suhana, telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, karena terduga pelaku membatalkan media dengan keluarga korban.

“Dari awal sudah ada mediasi sebelum pelaporan dilaksanakan tapi dari pelaku sendiri yang membatalkan pelaksanaan mediasi,” katanya kepada wartawan, dikutip Jumat (25/7/2025).

Ia mengatakan melalui aplikasi pesan digital WhatsApp (WA) pelaku mengakui perbuatannya.

“Ada juga permintaan untuk tidak naik ke ranah hukum, di WA juga mengakui bahwa melakukan itu ke korban,” imbuhnya.

Ujang mengungkapkan, tindak pidana pelecehan seksual ini berawal dari oknum kuwu yang membujuk korban menjadi anak angkat.

“Pertama mereka itu mau mengangkat anak, tetapi lama kelamaan, karena mungkin dianggap memenuhi hasratnya dia, maka terjadilah pencabulan itu menjadi persetubuhan,” ungkapnya.

Ujang mengatakan, korban diiming-imingi kebutuhan sekolah dipenuhi.

“Mereka mengiming imingi segala sesuatunya, kebutuhan sekolah dipenuhi asal menjadi anak angkat”, tambah Ujang.

Lebih jauh ia mengatakan, korban mengaku sudah digauli layaknya suami istri sebanyak empat kali oleh terduga pelaku.

Tindakan itu dilakukan di dua tempat berbeda. Dua kali di rumah kontrakan terduga pelaku, dua kali di rumah kakak terduga pelaku.

“Empat kali itu dari akhir Mei 2025 sampai awal Juli 2025 dengan dua tempat berbeda. Kebetulan ada pengakuan serupa dari Kuwu juga,” tutur Ujang.

Ujang menyampaikan ia telah memiliki bukti yang cukup kuat serta pengakuan dari kedua pihak yang terlibat.

Ia juga menambahkan, kepolisian telah memeriksa dua orang saksi, dan empat saksi lainnya dijadwalkan segera menjalani pemeriksaan.

“Proses sampai hari ini, sudah pemanggilan dua orang saksi, tinggal empat orang lagi, pemanggilan sekaligus empat orang,” katanya.

Baca Juga:

Kepala Madrasah di Sukabumi Lakukan Pencabulan, Pelapor Diminta Cabut Laporan

5 Perempuan di Bekasi Jadi Korban Pencabulan Tukang Pijat Usia 73 Tahun

Di sisi lain, ia mengingatkan para orangtua yang memiliki anak perempuan untuk lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak mereka dan tidak mudah percaya pada bujuk rayu yang disertai janji-janji manis.

“Harapannya, tegakan aturan hukum yang sebenarnya. Karena ini akan jadi boomerang bagi ibu-ibu untuk tidak mudah percaya kepada orang yang mau mengangkat anak,” pungkasnya.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City