Miris! Belasan PNS di Sukabumi Ajukan Gugatan Cerai

ASN Sukabumi mengajukan gugatan cerai
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Selama periode Januari hingga Juli 2025, tercatat belasan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sukabumi mengajukan gugatan cerai.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), terdapat 15 kasus perceraian yang melibatkan pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Untuk tahun 2025 sampai bulan Juli, ada 11 PNS dan 4 PPPK yang menggugat cerai. Mayoritas penggugatnya dari kalangan perempuan PNS,” kata Sekretaris BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, dikutip Minggu (27/7/2025).

Alasan para ASN mengajukan perceraian beragam, namun sebagian besar disebabkan oleh konflik dalam rumah tangga yang tak kunjung menemukan penyelesaian.

“Di antaranya karena keributan terus-menerus, ada juga suami yang menikah lagi tanpa izin istri, meninggalkan rumah, hingga persoalan ekonomi,” ujarnya.

Ganjar menegaskan, setiap ASN yang ingin mengajukan perceraian harus melewati proses mediasi di BKPSDM. Proses itu dilakukan sebagai bagian dari pembinaan kepegawaian.

“Kami mediasi dulu secara internal. Pertama dengan yang bersangkutan, lalu kami undang pasangannya. Kita usahakan untuk tidak sampai cerai,” katanya.

Namun bila tidak ditemukan titik temu, BKPSDM akan menghormati keputusan yang bersangkutan, selama tidak melanggar aturan kepegawaian.

“Kalau mediasi gagal dan tetap ingin bercerai, kita bantu prosesnya sesuai regulasi. Karena pada dasarnya itu hak pribadi tiap ASN,” sambung dia.

Kendati demikian, jumlah gugatan cerai pada tahun ini tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2024, BKPSDM mencatat sebanyak 38 kasus perceraian, yang terdiri dari 26 PNS dan 12 PPPK.

Kabar baiknya, hingga saat ini tidak ada ASN baru yang mengajukan perceraian.

“PNS baru diangkat Mei, dan PPPK di Juli 2025. Alhamdulillah belum ada yang mengajukan gugatan,” tambah Ganjar.

Baca Juga:

2 ASN Sukabumi Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Angkutan Sampah

Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik di Sukabumi

Ia pun berharap seluruh ASN mampu menjaga keharmonisan rumah tangga, karena hal itu menjadi pondasi penting dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Kita semua tahu ASN itu pelaksana pelayanan publik dan perekat pemersatu bangsa. Harapannya rumah tangga tetap kondusif agar kinerja juga bisa optimal,” tutupnya.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City