Meta Akan Luncurkan Fitur Grup Obrolan Pihak Ketiga pada Tahun 2025

Fitur grup Meta
Fitur grup Meta. (pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Meta berencana luncurkan fitur grup obrolan pihak ketiga pada tahun 2025 mendatang, kemudian akan memperkenalkan panggilan suara dan video sesuai dengan aturan DMA pada tahun 2027.

Di masa yang akan datang, Meta juga ingin menambahkan fitur “pesan kaya” untuk obrolan pihak ketiga di WhatsApp dan Messenger, termasuk reaksi, balasan langsung, indikator mengetik, dan tanda terima baca, menurut pernyataan perusahaan.

“Kami akan terus bekerja sama dengan layanan pesan pihak ketiga untuk memberikan pengalaman terbaik dan teraman,” tulis Meta dalam postingan tersebut, mengutip Techcrunch, Minggu (8/9/2024).

“Pengguna akan mulai melihat opsi obrolan pihak ketiga saat layanan pesan pihak ketiga telah membangun, menguji, dan meluncurkan teknologi yang diperlukan untuk menjadikan fitur tersebut sebagai pengalaman pengguna yang positif dan aman.” tambahnya.

Fitur interoperabilitas WhatsApp dan Messenger

Fitur interoperabilitas WhatsApp dan Messenger yang akan datang mungkin tidak berjalan dengan lancar. Seperti yang telah kami laporkan sebelumnya, masih belum pasti apakah aplikasi pesan besar lainnya, seperti Viber dan Telegram, akan mendukung fitur ini.

WhatsApp memerlukan enkripsi ujung ke ujung untuk memastikan interoperabilitas, yang bisa menimbulkan masalah teknis. Selain itu, Meta mewajibkan perusahaan untuk menandatangani perjanjian — yang rinciannya baru-baru ini dipublikasikan — untuk dapat berintegrasi dengan sistemnya.

Sebagai contoh, Matthew Hodgson, pendiri protokol pesan sumber terbuka Matrix, mencatat dalam sebuah ceramah tahun ini Matrix akan mencoba berintegrasi dengan WhatsApp dengan enkripsi ujung-ke-ujung yang utuh “sebagai percobaan.”

Meta berusaha memenuhi kewajibannya sesuai dengan ketentuan pesan DMA, namun perusahaan tersebut telah dikritik karena diduga melanggar bagian lain dari undang-undang tersebut.

BACA JUGA: Hero Hylos Kembali ke META, Jadi Incaran di MPL ID S14

Pada musim panas ini, Komisi Eropa menyatakan bahwa model iklan Meta yang “bayar atau setuju”, yang memberikan pilihan kepada pengguna Facebook dan Instagram di Uni Eropa antara pengalaman berbayar tanpa iklan atau versi gratis dengan iklan, dianggap tidak sesuai dengan DMA.

Bagaimana pendapatmu tentang peluncuran fitur grup obrolan pihak ketiga pada tahun 2025 mendatang?

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026