Menyusuri Hening Mangrove dan Tradisi Pesisir di Desa Wisata Sungai Kupah

Desa Wisata Sungai Kupah
Desa Wisata Sungai Kupah (Foto:Dok.Kemenparekraf).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Di tepian pesisir Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, ada sebuah desa yang menyambut pagi dengan desir angin laut dan hijaunya rimbun mangrove. Desa Wisata Sungai Kupah bukan sekadar tempat singgah, melainkan ruang alami tempat wisatawan diajak memperlambat langkah, menyatu dengan alam, dan mengenal denyut kehidupan masyarakat pesisir.

Perjalanan menyusuri Sungai Kupah terasa seperti membuka lembaran kisah alam yang masih perawan. Perahu kecil melaju perlahan di antara lorong-lorong mangrove yang rapat, akar-akar menjuntai membentuk pola alami yang memesona. Udara terasa sejuk, jauh dari hiruk-pikuk kota, hanya ditemani suara burung dan riak air sungai yang tenang. Sesekali, mata beruntung dapat menangkap siluet monyet liar yang bergelantungan di dahan, seolah menjadi penjaga sunyi kawasan ini.

Mangrove bukan sekadar lanskap indah bagi warga Sungai Kupah. Hutan bakau ini adalah sumber kehidupan, penyangga ekosistem, pelindung pesisir, sekaligus ruang belajar bagi pengunjung. Wisata mangrove yang dikembangkan masyarakat setempat mengajak wisatawan memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam, tanpa harus kehilangan sisi rekreasi yang menyenangkan.

Di daratan, kehidupan desa berjalan dengan ritme yang sederhana dan hangat. Warga menyapa ramah, anak-anak bermain di halaman rumah, sementara para orang tua sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Suasana ini memberi pengalaman otentik bagi wisatawan, seakan menjadi bagian dari desa, meski hanya untuk sesaat.

Baca Juga:

Eksotisme Desa Wisata Sawarna, Surga Tersembunyi di Pesisir Selatan Banten

Saat senja tiba, pesona budaya Sungai Kupah mulai mengambil panggung. Tari Mangrove dipentaskan dengan gerak yang lembut dan penuh makna, menggambarkan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Setiap ayunan tangan dan langkah kaki seolah bercerita tentang hutan bakau yang memberi kehidupan.

Tak jauh dari sana, lantunan Tundang, pantun dendang khas Kalimantan, mengalun diiringi tabuhan gendang. Kata-kata sederhana yang dilagukan itu menyimpan pesan moral, nasihat hidup, dan kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi.

Bagi wisatawan, kunjungan ke Desa Wisata Sungai Kupah bukan hanya tentang menikmati pemandangan, tetapi juga tentang merasakan ketenangan dan kedekatan dengan alam serta budaya. Di desa ini, alam dan tradisi berjalan beriringan, dijaga bersama oleh masyarakat yang memahami betul arti warisan yang mereka miliki.

Sungai Kupah mengajarkan bahwa wisata tak selalu harus ramai dan gemerlap. Kadang, justru dalam kesunyian mangrove, aliran sungai yang tenang, dan senyum tulus warga desa, perjalanan terasa jauh lebih bermakna.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

kijang lgx
Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Transmisi otomatis konvensional dirancang untuk memberikan pengalaman...

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...