Menpora Malaysia Desak Atlet Bulu Tangkis Laporkan Ancaman di Media Sosial ke Polisi dan MCMC

ILustrasi - Psangan ganda Putra Malaysia Aaron/Wooi Yik (Foto: dok. BAM).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Hannah Yeoh, mengambil sikap tegas terhadap maraknya ancaman dan ujaran kebencian yang ditujukan kepada para pemain bulu tangkis nasional. Ia meminta setiap atlet yang menjadi korban serangan daring untuk tidak hanya diam, tetapi segera melapor ke pihak berwajib dan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC).

Seruan tersebut disampaikan menyusul pernyataan resmi Persatuan Bulu Tangkis Malaysia (BAM) pada Senin (27/10/2025), yang mengecam keras tindakan sejumlah pengguna media sosial yang meninggalkan pesan bernada kasar dan ancaman terhadap pemain setelah kekalahan tim nasional baru-baru ini.

Meski BAM tidak menyebut nama secara spesifik demi melindungi privasi atlet, banyak komentar di media sosial menargetkan pasangan ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik. Keduanya menjadi sasaran kritik ekstrem bahkan ancaman dari akun-akun anonim.

Hannah Yeoh menegaskan, ancaman terhadap atlet adalah tindakan serius yang tak boleh dibiarkan.

“Saya mendesak para pemain dan BAM untuk segera melaporkan insiden seperti ini kepada polisi dan MCMC agar dapat diambil tindakan tegas,” ujar Hannah dalam pernyataannya, dikutip Jumat (31/10/2025).

Menurutnya, kritik terhadap atlet adalah bagian tak terpisahkan dari dunia olahraga, namun ancaman pribadi yang menyangkut keselamatan atau nyawa sudah melampaui batas.

“Ketika menang, atlet dirayakan. Ketika kalah, mereka dikritik itu wajar. Tapi ketika kritik berubah menjadi ancaman, itu harus dilaporkan,” tegasnya.

Baca Juga:

Dilema Pebulu Tangkis Malaysia Antara BAM dan Karier Profesional

Hannah juga mengingatkan para atlet agar bijak dalam menggunakan media sosial, terutama setelah pertandingan yang berakhir dengan kekalahan.

“Saya selalu mengingatkan mereka, sebelum dan sesudah kompetisi, untuk sebisa mungkin tidak membaca komentar di media sosial. Itu bisa sangat merugikan, apalagi jika datang dari akun palsu,” ujarnya.

Sementara itu, pasangan Aaron Chia–Soh Wooi Yik dan beberapa pemain nasional lainnya saat ini masih berjuang di turnamen Hylo Open 2025 di Saarbrücken, Jerman. BAM memastikan mereka mendapat dukungan moral penuh di tengah tekanan publik.

Langkah Hannah Yeoh ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah Malaysia tidak akan mentolerir bentuk perundungan dan ancaman daring terhadap atlet nasional.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026