Menkeu Purbaya Ultimatum Bea Cukai, Ancaman Pembekuan hingga Penggantian oleh Pihak Asing

Purbaya ancam Bea Cukai
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Kemenkeu)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Reformasi besar-besaran di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali bergulir. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan pernyataan tegas yang menggemparkan: Bea Cukai bisa dibekukan dan 16 ribu pegawainya dirumahkan, jika instansi tersebut tak mampu memperbaiki reputasi dan kinerjanya dalam satu tahun ke depan.

Purbaya menegaskan bahwa ia sudah meminta lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah drastis demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi yang kerap menuai kritik tersebut.

“Beri waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai. Kalau tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih tidak puas, Bea Cukai bisa dibekukan,” katanya seusai Raker bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (27/11/2025).

Lebih jauh, Purbaya bahkan menyebut siap mengulang langkah era Presiden ke-2 RI, Soeharto, yang pada 1985 membekukan Bea Cukai dan merumahkan seluruh pegawainya selama empat tahun.

Kala itu, pemerintah menggantikan fungsi bea dan cukai dengan perusahaan inspeksi asal Swiss, Suisse Generale Surveillance (SGS), akibat maraknya korupsi di internal instansi tersebut.

Baca Juga:

Langkah Berani Prabowo Ganti Sri Mulyani, Pengamat: Sudah Tepat

Purbaya menyatakan skenario serupa bisa saja diterapkan kembali bila reformasi internal tidak berjalan.

“Diganti SGS, seperti zaman dulu lagi. Orang-orang Bea Cukai sudah paham ancaman yang mereka hadapi,” tegasnya.

Di sisi lain, ia menilai para pegawai Bea Cukai mulai menunjukkan perubahan positif. Penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) di sejumlah titik operasi disebut menjadi salah satu langkah percepatan reformasi.

Teknologi tersebut diharapkan mampu meminimalisir praktik underinvoicing, yaitu manipulasi nilai barang impor-ekspor yang kerap merugikan negara.

“Perkembangannya cukup baik. Saya pikir tahun depan (2026) sudah aman, Bea Cukai bisa bekerja profesional,” kata Purbaya.

Namun, ia kembali mengingatkan bahwa ancaman pembekuan bukan sekadar retorika. Bila pembenahan gagal, 16 ribu pegawai Bea Cukai akan dirumahkan, seperti yang pernah terjadi empat dekade lalu.

Sebagai catatan sejarah, pembekuan Bea Cukai oleh Soeharto pada 1985 dilakukan untuk memberantas korupsi besar-besaran yang sudah mengakar. Seluruh pegawai dilepas selama 4 tahun, dan tugas bea-cukai diambil alih pihak luar, yakni SGS.

Kini, bayang-bayang reformasi ekstrem itu kembali tampak di depan mata, menunggu apakah perubahan di Bea Cukai benar-benar berjalan atau ancaman Menkeu akan menjadi kenyataan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Luncurkan ETF Emas di Pasar Modal Indonesia
OJK Luncurkan ETF Emas di Pasar Modal Indonesia
bank-bjb-pra-event-broder-trail
Dapatkan Tiket BRODER50 dengan Menabung di bank bjb Demi Lari di Padang Pasir Bromo
WhatsApp Image 2026-08-08 at 16.29
OJK Jabar Raih IWEB Financial Literacy and Education Partnership Award 2026
maxresdefault
Persib Siapkan Benteng untuk Musim Padat, Danijel Loncar Jadi Rekrutan Terbaru
WhatsApp Image 2026-08-08 at 22.01
Raih Pendanaan PKM RE Kemendiktisaintek 2026! Mahasiswi Universitas Bhakti Kencana Hadirkan Inovasi Jamu Nanopartikel Daun Salam Berbasis PlantCrystal sebagai Kandidat Pendekatan terhadap Kekakuan Arteri pada Hipertensi
Berita Lainnya

1

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

2

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-10 at 18.25
Wali Kota Bandung Titip Pesan Kebangsaan kepada Paskibraka, Bukan Sekadar Baris-Berbaris
WhatsApp Image 2026-08-08 at 17.03
Farhan: Komunitas Turut Perkuat Pariwisata dan Promosi Kota Bandung
WhatsApp Image 2026-08-07 at 13.48
Mumpung Kemarau, KDS Dorong Percepatan Normalisasi Sungai di 12 Kecamatan
WhatsApp Image 2026-08-06 at 15.16
Pemkot Bandung Pastikan Hak Belajar Siswa SDN 026 Bojongloa Tetap Terjamin