Menilik Sejarah Hingga Varian Toping Pisang Epe Khas Makassar

Pisang Epe makassar
Pisang Epe Makassar. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Makassar, yang terkenal dengan julukan Kota Anging Mamiri, memiliki beragam kuliner tradisional berbahan dasar pisang. Beberapa pisang yang terkenal di Makassar yaitu pallu butung, pisang ijo, sanggara balanda, hingga pisang epe.

Pengunjung atau warga lokal dapat menemui kudapan-kudapan pisang dengan mudah di berbagai sudut kota, bahkan banyak penjual yang menjajakan di pinggir jalan.

Dari sekian banyak camilan berbahan dasar pisang, pisang epe menjadi salah satu yang paling menarik perhatian, baik dari segi bentuk maupun nama. Dalam bahasa Makassar, epe berarti “jepit.” Nama ini merujuk pada cara pembuatannya, yaitu dengan menjepit atau memipihkan pisang sebelum dibakar.

Pusat Pisang Epe di Pantai Losari

Pantai Losari menjadi salah satu tempat paling populer untuk menikmati pisang epe. Sebagai ikon wisata Kota Makassar, pantai ini ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Deretan penjual pisang epe di sepanjang pantai menawarkan suasana yang unik, terutama saat malam hari.

Penyajian pisang epe juga cukup khas. Pisang yang telah dipanggang dan dipipihkan disajikan dengan saus manis yang terbuat dari campuran gula merah, gula kelapa, air jeruk nipis, kacang tanah, dan air.

Kombinasi ini menghasilkan rasa manis dan tekstur lembut yang meleleh di mulut. Aroma gula kelapa yang khas menambah daya tarik kudapan ini.

Untuk menjepit pisang, para penjual biasanya menggunakan alat sederhana berupa dua bilah papan kayu yang lengkap dengan engsel. Papan ini dirancang sedemikian rupa sehingga mudah digunakan, sementara gagangnya dibuat dari bahan tahan panas untuk memastikan keamanan saat digunakan.

Sejarah Panjang Pisang Epe

Pisang epe bukan hanya sekadar kudapan lezat, tetapi juga memiliki sejarah panjang sejak tahun 1970-an. Pada masa itu, Pantai Losari mulai dikenal sebagai destinasi wisata baru di Kota Makassar. Para pedagang kaki lima pun bermunculan, menawarkan berbagai camilan tradisional, termasuk pisang epe.

Popularitas pisang epe semakin meningkat seiring waktu. Kudapan sederhana ini menjadi identitas kuliner Makassar dan salah satu daya tarik Pantai Losari. Namun, hingga kini belum ada catatan pasti kapan masyarakat Makassar mulai mengenal dan mengolah pisang epe.

Inovasi Rasa dan Varian Topping

Seiring berkembangnya tren kuliner, pisang epe kini hadir dengan beragam varian rasa. Meskipun bahan dasarnya tetap menggunakan pisang yang dipanggang dan saus gula merah, berbagai topping inovatif menambah daya tariknya.

Beberapa topping favorit yang sering penjual tawarkan adalah:

  • Cokelat keju
  • Cokelat durian dan susu kental manis
  • Keju dan gula merah
  • Milo dan susu kental manis
  • Oreo
  • Durian

Biasanya, satu porsi pisang epe terdiri dari tiga buah pisang dengan harga mulai dari Rp10.000 untuk rasa original. Jika memilih tambahan topping, harga akan disesuaikan berdasarkan pilihan.

Menikmati Pisang Epe di Pantai Losari

Para penjual pisang epe di sepanjang Pantai Losari biasanya mulai membuka lapak dari pukul 17.00 hingga 22.00. Pada akhir pekan, mereka berjualan hingga tengah malam, memberikan lebih banyak waktu bagi pengunjung untuk menikmati suasana pantai sambil menyantap pisang epe.

Kombinasi antara cita rasa manis pisang epe dan pemandangan indah Pantai Losari, terutama saat malam hari, menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Menikmatinya bersama secangkir kopi atau saraba khas Makassar akan membuat momen bersantai semakin sempurna.

BACA JUGA: Menjajal Resep Pisang Epe, Kuliner Khas Makassar yang Legit!

Jika Anda berkunjung ke Makassar, jangan lewatkan mencicipi pisang epe, kudapan tradisional yang kaya akan cita rasa dan sejarah ini.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun