Cek, Ini Perangkap Ampuh Untuk Basmi Tomcat!

mengobati gigitan tomcat-7
(Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Peneliti dari Kantor Ketahanan Pangan Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Rasmi R, SSt, MSi menemukan perangkap Radius Snare System (RASS) atau perangkap sistem jari-jari, untuk mengendalikan perkembangbiakan serangga tomcat.

“Perangkap untuk serangga tomcat dengan nama ilmiah ‘Paederus littoralis’ atau kumbang rove itu mudah dibuat yakni pertama siapkan sebuah piring porselin berwarna putih, lalu letakkan pada halaman rumah yang berumput,” kata Rasmi.

Dia mengatakan, piring tersebut kemudian bisa kita isi dengan air, sisakan sekitar dua cm, tambahkan dua sendok minyak goreng. Atur posisi piring supaya rata, kemudian kamu bisa ambil lidi sekitar 20 buah. Lalu kamu bisa meletakannya di atas piring berisi air tadi dengan menancapkan ujung dan pangkal lidi ke tanah.

Fungsi lidi, katanya sebagai jembatan bagi Tomcat untuk naik ke piring. Kemudian, tancapkan lidi sampai habis dengan persilangan tepat di tengah piring, sehingga membentuk jari-jari sepeda.

“Letakkan lampu tepat di atas piring dengan jarak sekitar 20 cm, lampu diberi cup kerucut dari karton atau sejenisnya, usahakan agak ceper,” katanya.

Kalau malam tiba, kita bisa menghidupkan lampu tersebut dan matikan lampu dalam rumah. Serangga tersebut nantinya akan tertarik dengan cahaya lampu yang terpasang. Serangga tomcat akan merangkat naik lewat lidi yang kamu pasang. Sampai di persilangan tengah serangga itu akan bingung mau ke mana dan akan bertabrakan dengan temannya. Nantinya akan jatuh ke air bercampur minyak sehingga mati lemas.

Untuk lebih efektifnya kita dapat membuat beberapa buah sesuai dengan keperluan dan seberapa hebatnya serangan yang terjadi akan dapat teratasi. Rasmi juga menjelaskan, serangga tomcat tiba-tiba mengganhgu manusia karena habitatnya terganggu atau terjadi karena ketidakseimbangan ekosistem.

Serangga ini sudah ada sejak lama, namun karena lingkungannya tidak seimbang maka muncul masalah.

BACA JUGA: Tomcat Jadi Sahabat Petani, Kok Bisa?

Dalam pertanian serangga termasuk predator bagi hama padi, seperti wereng, hama putih, walang sangit dana lainnya, namun karena kekurangan makananan akan berkeliaran ke permukiman penduduk dan juga cahaya lampu akan menariknya untuk masuk rumah.

“Kalau jenis serangga itu merasa terusik tomcat akan mengeluarkan racunnya yang menyebabkan kulit melepuh dan gatal serta panas,” katanya.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara