Mengenal Sosok Nyi Salimah Dalam Film Pasar Setan

Pasar Setan
(Instagram @agnipratistha)

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Film Pasar Setan disutradarai oleh Wisnu Surya Pratama mengadaptasi cerita legenda yang berakar dari daerah Gunung Salak. Dalam film ini, berbagai konflik dan peristiwa terjadi, namun memunculkan sorotan pada sosok hantu yang berada di Pasar Setan.

Salah satu karakter utama yang menarik di film Pasar Setan adalah Nyi Salimah, yang diperankan oleh Agni Pratistha. Kehadirannya yang misterius sejak awal film menjadi pusat perhatian banyak penonton.

1. Profil Nyi Salimah

Nyi Salimah adalah seorang perempuan yang penuh dendam dan memiliki posisi strata yang tinggi. Meskipun identitas sebenarnya tersembunyi di balik misteri, Nyi Salimah menunjukkan kekuatan dan keanggunannya di akhir cerita.

Kolaborasi antara Agni Pratistha dan Wisnu Surya Pratama berhasil menciptakan versi terbaik dari karakter Nyi Salimah yang mengesankan.

2. Karakteristik Visual

Nyi Salimah merupakan karakter yang sangat kental dengan unsur-unsur budaya Indonesia dari segi penampilan. Dalam film horor Indonesia, palet warna yang digunakan biasanya terdiri dari hitam, putih, dan merah. Namun, untuk memberikan kesan kuat pada karakter Nyi Salimah, Wisnu Surya Pratama memilih warna ungu.

Penggunaan veil juga menjadi salah satu elemen yang menguatkan kesan misterius Nyi Salimah, yang kemudian terungkap secara bertahap seiring berjalannya cerita.

BACA JUGA: Sinopsis Film Pasar Setan, Tayang Hari Ini 29 Februari!

3. Misteri Nyi Salimah

Wisnu Surya Pratama menyatakan bahwa karakter Nyi Salimah memiliki ciri khas yang unik dan menyimpan kisah misterius. Banyak aspek dalam keberadaan Nyi Salimah yang masih menimbulkan banyak pertanyaan bagi para penonton.

Liontin milik Nyi Salimah memiliki peran penting dalam mengembangkan cerita. Warna merah yang terinspirasi dari batu ruby, menjadi sebuah signature yang mengikatkan cerita dalam keseluruhan alur.

4. Pembuatan Karakter Nyi Salimah

Proses pembuatan tampilan makeup ikonik untuk Nyi Salimah membutuhkan waktu yang cukup lama agar sesuai dengan karakternya. Agni Pratistha mengungkapkan bahwa proses berdandan menjadi Nyi Salimah memakan waktu berjam-jam, menunjukkan dedikasi dan totalitasnya dalam memahami karakter Nyi Salimah.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap Untuk Bangun Skuatnya di Musim Depan
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 setelah Tekuk Bhayangkara FC
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.