Media Asing Sorot TNI-Polri Urus Pangan, Prabowo Bela Habis-habisan!

TNI Polri pangan
Presiden Prabowo Subianto. (dok. Humas Polri)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat suara soal kritik sejumlah media asing terkait pelibatan TNI dan Polri dalam program swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Prabowo merespons langsung sorotan sejumlah pengamat dan media luar negeri yang mempertanyakan langkah pemerintah menggandeng aparat keamanan untuk mendongkrak produksi pangan.

“Ada kritik di media asing, Presiden Prabowo menggunakan tentara dan polisi untuk meningkatkan produksi pangan. Ya memang ini tentara rakyat, ini polisi rakyat,” ujarnya, Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Menurut Prabowo, TNI dan Polri bukan entitas terpisah dari masyarakat. Mereka lahir dari rakyat dan bertugas menjaga keselamatan rakyat.

“Penderitaan rakyat adalah penderitaan tentara, penderitaan rakyat adalah penderitaan polisi. Anggotanya adalah anak-anak rakyat,” katanya.

Keamanan Bukan Sekadar Stabilitas

Prabowo menekankan, konsep keamanan nasional tidak boleh sempit. Stabilitas bukan hanya soal ketertiban dan pengamanan fisik. Keamanan sejati, katanya, dimulai dari perut yang kenyang.

Baginya, keluarga yang terancam kelaparan adalah ancaman terhadap stabilitas bangsa. Karena itu, keterlibatan aparat dalam program pangan dinilai sebagai bagian dari strategi pertahanan non-militer.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memuji inisiatif Polri yang membangun 18 gudang ketahanan pangan serta membentuk 1.179 SPPG untuk mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Ia menyebut, langkah tersebut sebagai bukti bahwa institusi kepolisian memahami esensi tugasnya secara komprehensif—menjaga keselamatan bangsa, termasuk dari ancaman krisis pangan.

Baca Juga:

Prabowo Kirim 8 Ribu Prajurit TNI ke Gaza, MUI Ingatkan Jebakan Agenda AS dan Israel!

AHY Ingin Jalan Tol Bisa Jadi Landasan Tempur, Jet F-16 Berhasil Mendarat!

Pemerintah menilai pelibatan TNI dan Polri sebagai langkah strategis dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional di tengah tekanan global, mulai dari konflik geopolitik hingga krisis rantai pasok.

Bagi Prabowo, ketahanan pangan bukan sekadar program ekonomi, tetapi bagian dari pertahanan negara.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun