Marak Beras Oplosan, Ini Bahayanya Untuk Kesehatan

beras oplosan-1
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Masyarakat Indonesia kembali dibuat resah dengan terungkapnya praktik pengoplosan beras premium oleh sejumlah produsen besar.

Kasus ini mencuat usai Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan hasil investigasi yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan.

Dari temuan tersebut, sebanyak 212 merek beras dinyatakan tidak memenuhi standar mutu, dan 26 di antaranya diduga merupakan hasil pengoplosan. Merek-merek ini berasal dari empat perusahaan besar: Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya, dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).

Pelanggaran yang ditemukan meliputi ketidaksesuaian berat kemasan, komposisi bahan, hingga label produk. Lalu, sebenarnya bahan apa saja yang digunakan dalam praktik pengoplosan beras? Apa saja bahayanya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Bahaya Konsumsi Beras Oplosan bagi Kesehatan

Mengonsumsi beras oplosan tidak hanya menipu dari sisi kualitas, tetapi juga mengandung risiko serius terhadap kesehatan, terutama jika zat-zat kimia digunakan dalam pengolahan. Berikut beberapa dampak buruk yang mungkin ditimbulkan:

  • Kerusakan organ dalam, terutama ginjal dan hati akibat paparan zat kimia seperti pemutih atau pengawet.
  • Gangguan pencernaan, termasuk diare, mual, dan sembelit karena kontaminasi atau kualitas beras yang buruk.
  • Paparan zat karsinogenik yang berpotensi menyebabkan kanker jika beras mengandung pemutih atau pewarna buatan.
  • Gangguan hormon, terutama jika bahan kimia mempengaruhi sistem endokrin.
  • Cacat janin, jika dikonsumsi oleh ibu hamil karena beberapa zat kimia berbahaya dapat memengaruhi perkembangan janin.

Baca Juga:

Pemerintah Hapus 8,2 Juta Penerima Bantuan BPJS Kesehatan

Siswa Sekolah Rakyat Mulai Cek Kesehatan Gratis

  • Kasus beras oplosan yang mencuat kembali di tahun 2025 menjadi peringatan penting bagi konsumen untuk lebih berhati-hati dalam memilih bahan pangan.
  • Pastikan membeli beras dari produsen terpercaya, periksa label kemasan, dan perhatikan kondisi fisiknya sebelum dimasak.

Beras adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Karena itu, kualitas dan keamanannya harus dijaga. Mari lebih cermat dalam memilih dan tidak segan melapor jika menemukan kejanggalan dalam produk beras yang kamu konsumsi.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun