JAKARTA,TM.ID: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan mantan Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo dan Komisaris PD Aneka Usaha, Adi Jumal ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Semarang.
Keduanya dijebloskan ke Lapas setelah divonis Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Semarang berkekuatan hukum tetap.
“Jaksa Eksekutor Nanang Suryadi, Selasa (30/5/2023) telah selesai melaksanakan eksekusi putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada PN Semarang yang berkekuatan hukum tetap dengan terpidana Mukti Agung Wibowo dan Adi Jumal,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Rabu (31/5/2023).
Mukti Agung divonis 6,5 tahun penjara, sedangkan Adi Jumal divonis 5 tahun penjara. Keduanya juga mesti membayar denda serta uang pengganti.
“Terpidana Mukti Agung Wibowo dijatuhi pidana penjara selama enam tahun dan enam bulan dikurangi lamanya masa penahanan dengan pidana denda Rp 300 juta disertai kewajiban membayar uang pengganti Rp 4,9 miliar,” tutur Ali.
Sementara untuk Adi Jumal mesti membayar denda Rp 300 juta serta uang pengganti Rp 1 miliar.
Mukti terseret dalam kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan pada lingkungan Pemkab Pemalang.
Pihak lainnya yang terlibat yakni yakni Komisaris PD Aneka Usaha Adi Jumal Widodo, Pj Sekda Slamet Masduki, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sugiyanto, Kadis Kominfo Yanuarius Nitbani, serta Kadis PU Mohammad Saleh.
BACA JUGA: KPK Kembali Sita Aset Rafael Alun, Mobil hingga Rumah Mewah
(Dist)