Mangkrak Hampir Setahun, Proyek Flyover Nurtanio Bandung Terancam Lelang Ulang

Mangkrak Hampir Setahun, Proyek Flyover Nurtanio Bandung Terancam Lelang Ulang
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Proyek pembangunan Flyover Nurtanio di Kota Bandung yang semula digadang-gadang sebagai solusi kemacetan di salah satu kawasan Kota Bandung, namun kini proyek tersebut mangkrak. Proyek yang mulai dibangun pada Januari 2024 itu resmi berhenti pada Desember tahun lalu dan hingga kini belum ada kepastian kelanjutan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku kondisi ini menjadi perhatian serius. Menurutnya, koordinasi lintas instansi sudah dilakukan dan ada harapan proyek ini bisa kembali berjalan.

“Memang kita kemarin sudah rapat koordinasi semua pihak. Mudah-mudahan akan segera dilanjutkan. Laporan terakhir yang saya terima, beberapa bahan bangunan yang terbengkalai sudah mulai dibersihkan,” kata Farhan, Kamus (3/7/2025).

Farhan juga mengungkapkan, dalam waktu dekat akan dimulai beberapa pekerjaan minor, termasuk penataan lalu lintas agar kemacetan di sekitar area proyek tidak semakin parah.

Baca Juga:

Nasib Flyover Nurtanio Menggantung, Farhan: Tunggu Reses DPR Selesai

Warga Resah, Jalan Layang Nurtanio Mangkrak Jadi Biang Macet Kota Bandung

“Kelihatannya akan ada pekerjaan-pekerjaan minor yang dimulai. Terutama penataan lalu lintas. Dan juga kerja sama antar BUMN yang terlibat dalam pengerjaan flyover itu akan segera bisa diselesaikan,” ucapnya.

Namun, Farhan pun tak menampik adanya kekhawatiran. Dirinya menyebut, jika proyek pemerintah mangkrak lebih dari setengah masa pengerjaan, maka kemungkinan besar harus melalui proses pemutusan kontrak dan lelang ulang.

“Desember 2024 itu yang saya khawatirkan. Biasanya kalau proyek pemerintah sudah lewat dari tengah waktu, harus ada putus kontrak dan lelang ulang. Ini proses administrasi yang lama. Jadi saya bersama warga Bandung harus menahan perasaan. Tapi kita akan jaga terus,” ungkapnya.

Flyover Nurtanio sejatinya dibangun untuk mengurai kemacetan parah di salah satu kawasan Kota Bandung, khususnya di jam-jam sibuk. Namun hingga kini nasib proyek tersebut masih menggantung, bergantung pada penyelesaian administrasi dan kejelasan anggaran dari pemerintah pusat. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital