Manajemen Baru YMT Tegaskan Komitmen Lindungi Aset Kebun Binatang Bandung

Manajemen Baru YMT Tegaskan Komitmen Lindungi Aset Kebun Binatang Bandung
Pagar Bandung Zoo yang jebol akibat di dorong masa. (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Manajemen baru Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) menegaskan komitmennya untuk menjaga dan mengamankan aset milik Pemerintah Kota Bandung berupa lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).

Hal tersebut menyusul perubahan struktur pengelolaan yayasan setelah kasus hukum yang melibatkan dua petinggi sebelumnya.

Ketua Pengurus YMT, John Sumampauw, menyampaikan kesiapannya untuk bekerja sama secara aktif dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam mengelola aset daerah sesuai ketentuan hukum dan memberikan kontribusi positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota dan seluruh jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Kami akan berikan yang terbaik demi kemajuan kota,” kata John di Bandung, Rabu (6/8/2025).

Baca Juga:

Kebun Binatang Bandung Tutup Gegara Konflik Manajemen, 7 Satwa Mati

Korupsi Penguasaan Lahan Kebun Binatang Bandung Tembus Rp25 M

John juga menekankan sejak awal kepemimpinannya, YMT telah bersikap kooperatif terhadap aparat penegak hukum, khususnya terkait pengelolaan aset lahan yang menjadi kewenangan Pemkot Bandung.

“Kami sejak awal berkomitmen untuk bersinergi dengan semua pihak, termasuk Kejaksaan dan Pemkot, agar tidak ada polemik baru terkait aset ini,” ucapnya.

Sebagai bagian dari upaya pengamanan aset, YMT juga mengumumkan penutupan sementara Bandung Zoo mulai Rabu (6/8/2025). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas diterbitkannya Berita Acara Penitipan Barang Bukti dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, terkait status hukum lahan kebun binatang.

“Kami mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan ingin memastikan bahwa aset milik Pemkot tetap aman dan terlindungi,” jelas John.

Meski ditutup untuk kunjungan publik, John memastikan perawatan terhadap seluruh satwa tetap berjalan normal. Tim internal tetap menjalankan tugas rutin seperti pemberian pakan, pemeriksaan kesehatan, dan kebersihan kandang.

“Penutupan ini tidak mengganggu operasional internal. Satwa tetap menjadi prioritas utama kami. Kami sudah sangat berpengalaman dalam menjaga dan merawat mereka,” ujarnya.

Seperti diketahui, John Sumampauw resmi kembali mengelola Bandung Zoo sejak Maret 2025, setelah dua pengurus lama YMT, Bisma Bratakoesoema dan Sri, menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penguasaan lahan milik Pemkot Bandung tanpa izin.

Dengan manajemen baru dan pendekatan transparan, YMT berharap Bandung Zoo bisa kembali menjadi ikon wisata edukatif yang tertib, aman secara hukum, dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Bandung. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City