BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tiga pemain keturunan, Ole Romeny, Dion Markx, dan Tim Geypens bersiap menjalani sumpah WNI malam ini, Minggu (8/2/2025) pukul 20.00 WIB di London.
Dubes RI untuk Inggris Desra Pecaya, Menteri Hukum, Supratman, tim PSSI beserta petugas Disdukcapil sudah berada di London, Inggris untuk mengawal pengambilan sumpah WNI yang dijalani tiga pemain keturunan tersebut.
Mengutip Instagram @futboll.indonesiaa, pengambilan sumpah WNI Ole Romeny, Dion Markx, serta Tim Geypens bakal digelar secara tertutup.
“BREAKING:UPDATE TERBARU! Sumpah WNI akan dilakukan pukul 20.00 WIB, Sumpah akan dilakukan secara tertutup. Untuk Dion Markx saat ini belum tiba di london, Nanti dion sendiri akan langsung menuju ke Embassy untuk jalani Sumpah✍️🇮🇩⏳️”
Demikian akun Instagram futboll.indonesiaa mengabarkan.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh FOOTBALL INDONESIA (@futboll.indonesiaa)
BACA JUGA: Komisi XIII DPR Setujui Naturalisasi Terbaru 3 Calon Pemain Timnas Indonesia
Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan permohonan naturalisasi tiga pemain Timnas Indonesia yakni Ole Lennard ter Haar Romenij, Dion Wilhelmus Eddy Markx, dan Tim Henri Victor Geypens.
Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPR RI tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Adies Kadir pada Selasa (5/11) untuk meminta persetujuan kepada peserta rapat, terkait naturalisasi Ole, Dion, dam Tim.
Peserta rapat pun menyetujui naturalisasi tiga pemain tersebut.
“Kami meminta persetujuan rapat paripurna hari ini, apakah permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Saudara Tim Henri Victor Geypens, Dion Wilhelmus Eddy Markx, dan Ole Lennard Ter Haar Romenij dapat disetujui?” tanya Adies Kadir.
“Setuju,” jawab peserta rapat.
Ole saat ini bermain di Oxford United FC dan kelahiran Nijmegen, 20 Juni 2000. Untuk Dion bermain di NEC Nijmegen U-21 dan kelahiran Arnhem, 29 Juni 2005, dan Tim berlaga untuk klub FC Emmen serta kelahiran Oldenzaal, 21 Juni 2005.
Dengan ini tiga pemain tersebut tinggal menunggu terbitnya Keppres (keputusan presiden) dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Selanjutnya, Kementerian Hukum (Kemenkum) akan melantik mereka sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Seusai menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), baru melakukan perpindahan federasi.
(Aak)