Rekam Jejak 2 Wasit Asing Elite AFC di Liga 1 dan Liga 2 Indonesia

wasit asing
Ko Hyung-jin, wasit elite AFC asal Korea Selatan (Dok. PSSI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Komite Wasit PSSI menghadirkan dua wasit asing untuk memimpin pertandingan Liga 1 dan Liga 2 2024/2025 untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan perwasitan.

Mengutip keterangan resmi PSSI, Rabu (18/2/2025), kedua wasit asing tersebut bertugas memimpin pertandingan-pertandingan krusial. Para wasit elite AFC ini sekaligus menjadi ajang pembelajaran bagi wasit Tanah Air agar menambah pengalaman.

Profil 2 Wasit Elite AFC

1. Ko Hyung-jin

Ko Hyung-jin adalah wasit elite AFC asal Korea Selatan yang pernah memimpin pertandingan Piala Asia AFC Qatar 2023.

Ko Hyung-jin belum lama ini bertugas menjadi wasit utama dalam empat pertandingan Liga 1 pada periode 31 Januari hingga 9 Februari 2025.

Ia juga mengawal pertandingan antara Dewa United FC dan Arema FC pada 11 Januari 2025 yang berakhir 2-0 untuk Dewa United.

Pada 14 Januari 2025, Borneo FC harus mengakui keunggulan Semen Padang dengan skor 1-3 dengan Ko Hyung-jin sebagai pengadil.

Kemudian, pada 17 Januari 2025, Ko kembali bertugas untuk memimpin pertandingan Persebaya Surabaya versus Malut United FC.

Terakhir, pada 10 Januari, Ko Hyung-jin kembali menjadi pengadil saat Barito Putera harus tunduk 2-3 dari Persija Jakarta.

BACA JUGA: Bojan Hodak Heran Laga Panas Persija versus Persib Tidak Dipimpin Wasit Asing

2. Clifford Daypuyat

Clifford Daypuyat adalah wasit elite AFC asal Filipina yang memimpin empat pertandingan Liga 2 pada periode yang sama.

Pada 31 Januari 2025, ia bertugas saat Deltras FC berhasil menaklukkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-0.

Kemudian, pada pertandingan Adhyaksa FC melawan FC Bekasi City 4 Februari 2025 lalu yang berakhir imbang 0-0.

Clifford juga dipercaya memimpin pertandingan Bhayangkara Presisi FC yang bermain imbang 2-2 melawan Persela Lamongan pada 7 Februari 2025.

Terakhir, pada 9 Februari 2025, Persiku Kudus menang tipis 1-0 atas Persibo Bojonegoro dengan Clifford sebagai pengadil.

Komisi Wasit PSSI menyatakan, kehadiran wasit asing itu bukan hanya bertujuan meningkatkan kualitas pertandingan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi wasit Indonesia untuk belajar langsung dari pengalaman para wasit berpengalaman.

Sebagaimana visi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang terus mendorong percepatan peningkatan kualitas wasit Indonesia hingga ke level Asia bahkan dunia.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri