Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Impor Trump, Dinyatakan Ilegal!

Tarif 19 persen. trump prabowo. tarif dagang trump
Presiden Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Jumat (20/2) memutuskan bahwa kebijakan tarif menyeluruh yang diberlakukan Presiden AS saat itu, Donald Trump, bersifat ilegal.

Dalam putusan dengan suara enam banding tiga, mayoritas hakim menyatakan bahwa penggunaan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (International Emergency Economic Powers Act/IEEPA) sebagai dasar penerapan tarif impor tidak konstitusional.

Putusan tersebut secara resmi membatalkan tarif global yang diperkenalkan sejak April.

Presiden Dinilai Melampaui Kewenangan

Para hakim menegaskan bahwa presiden tidak memiliki kewenangan berdasarkan IEEPA untuk mengenakan tarif impor terhadap hampir seluruh mitra dagang Amerika Serikat.

Putusan itu memperjelas batas konstitusional kekuasaan eksekutif dalam kebijakan fiskal.

Hak untuk mengenakan pajak dan tarif, tegas pengadilan, berada di tangan Kongres bukan presiden.

Penegasan ini menjadi preseden penting dalam hubungan antara cabang eksekutif dan legislatif dalam sistem pemerintahan AS.

Latar Belakang Tarif Kontroversial

Pada 2 April, Trump mengumumkan kebijakan “tarif dasar minimum” sebesar 10 persen terhadap hampir seluruh barang impor. Beberapa mitra dagang bahkan dikenai tarif lebih tinggi.

Ia berargumen bahwa kebijakan tersebut akan meningkatkan penerimaan negara dan menghidupkan kembali sektor manufaktur domestik.

Namun, langkah tersebut segera menuai gugatan hukum.

Pada 23 April, koalisi 12 negara bagian menggugat kebijakan tersebut di Pengadilan Perdagangan Internasional AS di New York, menyebut tarif itu ilegal.

Pada 29 Agustus, pengadilan banding federal menguatkan putusan sebelumnya yang menyatakan bahwa pemerintahan Trump keliru menggunakan IEEPA sebagai dasar hukum.

Selanjutnya, pada September, pemerintah mengajukan banding ke Mahkamah Agung untuk meminta kepastian hukum terkait legalitas kebijakan tersebut.

Baca Juga:

Utang Luar Negeri Indonesia Diam-Diam Naik, Tembus US$431,7 Miliar!

Dampak ke Ekonomi Global

Putusan ini diperkirakan berdampak luas terhadap:

  • Perdagangan internasional
  • Perusahaan multinasional
  • Stabilitas harga dan inflasi
  • Kondisi keuangan masyarakat AS

Pasar global sebelumnya sempat merespons kebijakan tarif dengan volatilitas tinggi, mengingat posisi AS sebagai pusat ekonomi dunia.

Dengan dibatalkannya tarif tersebut, pelaku usaha dan investor kini menantikan arah baru kebijakan perdagangan AS ke depan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026