Lonjakan Harta Nadiem Makarim Tembus Rp4,87 Triliun, Jaksa Sebut Tak Wajar!

harta nadiem makarim
Nadiem Makarim. (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Nama Nadiem Anwar Makarim kembali menjadi sorotan publik setelah jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Agung mempertanyakan lonjakan harta kekayaannya sebesar Rp4,87 triliun dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan layanan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek.

Dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026), jaksa menyebut kenaikan harta tersebut diduga berkaitan dengan praktik korupsi proyek digitalisasi pendidikan periode 2020–2022.

JPU Agung Roy Riady menilai peningkatan kekayaan yang dianggap tidak wajar itu terjadi saat proyek pengadaan Chromebook berlangsung.

“Ini merupakan bagian skema korupsi perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan kewenangan dalam hal kebijakan terdakwa memilih Chrome OS milik Google sebagai bentuk konflik kepentingan,” kata jaksa dalam persidangan.

Jaksa Sebut Ada Konflik Kepentingan

Menurut jaksa, saat pertama kali menjabat sebagai Mendikbudristek pada Oktober 2019, Nadiem melaporkan total kekayaannya ke KPK sebesar Rp1,23 triliun melalui LHKPN.

Namun pada 2022, nilai kekayaannya melonjak drastis menjadi Rp4,8 triliun. Jaksa mempertanyakan asal-usul kenaikan aset tersebut karena dianggap tidak sebanding dengan penghasilannya sebagai pejabat negara.

Dalam tuntutannya, jaksa meminta majelis hakim menghukum Nadiem dengan pidana:

  • 18 tahun penjara
  • Denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan
  • Uang pengganti Rp5,67 triliun subsider 9 tahun penjara

Jumlah uang pengganti itu terdiri dari dugaan keuntungan pribadi Rp4,87 triliun ditambah dugaan penerimaan Rp809,59 miliar terkait proyek Chromebook.

Kerugian Negara Capai Rp2,18 Triliun

Jaksa juga mendakwa Nadiem melakukan tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp2,18 triliun.

Rinciannya meliputi:

  • Rp1,56 triliun dari program digitalisasi pendidikan
  • US$44,05 juta atau sekitar Rp621,39 miliar dari pengadaan CDM yang dinilai tidak diperlukan

Kasus ini disebut melibatkan sejumlah pihak lain, termasuk:

  • Ibrahim Arief alias Ibam
  • Mulyatsyah
  • Sri Wahyuningsih
  • Jurist Tan yang saat ini masih buron

JPU menilai proyek pengadaan Chromebook tidak sesuai prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah serta sarat konflik kepentingan.

Bantahan Nadiem Makarim

Usai sidang, Nadiem membantah keras tuduhan memperkaya diri dari proyek Chromebook.

Ia menegaskan kenaikan harta Rp4,87 triliun bukan uang hasil korupsi, melainkan valuasi dari penawaran saham perdana atau IPO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk pada 2022.

“Itu cuma nilai IPO. Jadi, dari situ diambil, oke sekarang harus dibayar balik. Apa logikanya?” ujar Nadiem kepada wartawan.

Nadiem juga membantah tudingan menerima Rp809,59 miliar dari proyek tersebut. Menurutnya, dana itu merupakan transaksi antarperusahaan dan tidak berkaitan langsung dengan dirinya.

“Ini tidak ada hubungannya dengan Google, tidak ada hubungannya dengan Chromebook,” katanya.

Nadiem Kecewa Dituntut 18 Tahun Penjara

Mantan bos Gojek itu mengaku kecewa dengan tuntutan jaksa yang dinilainya terlalu berat.

Ia bahkan membandingkan tuntutan terhadap dirinya dengan hukuman pelaku kejahatan berat lainnya.

“Saya hari ini dituntut secara efektif 27 tahun. Kenapa tuntutan saya lebih besar dari pembunuh? Lebih besar dari teroris?” ujar Nadiem.

Menurutnya, fakta-fakta persidangan yang telah berlangsung selama ini seolah diabaikan oleh jaksa.

“Buat apa kami bersidang? Mendingan langsung saja hukum,” ucapnya.

Perjalanan LHKPN Nadiem Makarim

Berdasarkan data LHKPN, kekayaan Nadiem mengalami fluktuasi selama menjabat Mendikbudristek.

Berikut rinciannya:

  • 2019: Rp1,23 triliun
  • 2020: Rp1,19 triliun
  • 2021: Rp1,17 triliun
  • 2022: Rp4,8 triliun
  • 2024: sekitar Rp600 miliar setelah dikurangi utang

Dalam laporan terakhir tahun 2024, Nadiem tercatat memiliki:

  • Tanah dan bangunan Rp57 miliar
  • Kendaraan Rp2,2 miliar
  • Harta bergerak lainnya Rp752 juta
  • Surat berharga Rp926 juta
  • Kas dan setara kas Rp77 juta

Namun, ia juga tercatat memiliki utang sebesar Rp466 miliar.

Baca Juga:

Percepat Ekonomi Tumbuh, Pemkab Bandung Barat Dorong 131 Proyek Strategis Tahun 2026

Kasus Chromebook Jadi Sorotan Publik

Kasus dugaan korupsi Chromebook menjadi salah satu perkara besar yang menyita perhatian publik karena berkaitan langsung dengan program digitalisasi pendidikan nasional.

Selain nilai proyek yang fantastis, perkara ini juga menyeret nama besar di dunia teknologi dan pemerintahan.

Sidang terhadap Nadiem Makarim masih akan berlanjut di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat untuk mendengarkan pembelaan atau pleidoi dari pihak terdakwa.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City