Laporan Kekayaan Selalu Minus, KPK Telusuri LHKN Wahyudin Moridou

LHKPN wahyudin
(ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyoroti laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) anggota DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moriodu. Total aset yang dilaporkan oleh mantan anggota DPRD Gorontalo itu minus terus.

“Kami akan cek kesesuaian laporannya,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Senin (22/9/2025).

Total, LHKPN Wahyudin minus dalam lima tahun menjabat sebagai legislator di Gorotalo. Aset Wahyudin tercatat minus Rp2 juta pada 2024.

Empat LHKPN tercatat saat Wahyudin menjabat sebagai angkatan DPRD Kabupaten Boalemo. Rinciannya yakni minus Rp415 juta pada 2022, minus Rp97,4 juta pada 2021, minus Rp86,9 juta pada 2020, dan minus Rp159,8 juta pada 2019.

Budi menjelaskan, pengecekan LHKPN Wahyudin penting untuk memastikan kejujuran dokumen tersebut. Terbilang, aset yang dilaporkan ke KPK tidak boleh asal tulis.

“Hal ini untuk memastikan agar pelaporan LKHKPN tidak hanya untuk formalitas memenuhi kewajiban saja, namun juga, harus jujur dalam pengisiannya,” ucap Budi.

Baca Juga:

Jatuh Tertimpa Akibat Perkataan ‘Rampok Uang Negara’, Wahyudin Moridu Beranjak ke Pekerjaan Semula!

Viral! Kelakar Anggota DPRD Gorontalo ‘Rampok Uang Negara’ Bak Merayakan Kemenangan

Pengisian LHKPN dengan jujur penting sebagai komitmen pencegahan korupsi. Menurut Budi, legislator wajib menjadi contoh baik kepada masyarakat. Tangkapan layar video Wahyudin Moridu saat menyebut ingin merampok uang negara.

Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDI Perjuangan, secara resmi dipecat dari keanggotaan partai dan akan diberhentikan dari jabatannya sebagai wakil rakyat.

Keputusan tegas ini diambil setelah sebuah video yang menampilkan dirinya viral di media sosial. Dalam video tersebut, Wahyudin terekam sesumbar akan menyalahgunakan uang negara.

“Hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok saja uang negara ini kan, kita habiskan saja biar negara ini makin miskin,” ujar Wahyudin.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026