JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pengamat politik dari Universitas Terbuka (UT) Insan Praditya Anugrah mengatakan, konflik politik Presiden ke-tujuh Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan semakin panjang hingga pemilu 2029.
“Saat ini relasi Jokowi-Megawati bukan lagi hal utama, keduanya jelas tidak akan bertemu terutama Dldari sisi Megawati,” kata Insan kepada Teropongmedia.id,Kamis (3/4/2025).
Insan menyebutkan bahwa dengan menguasai PSI dan Golkar Jokowi akan menambah kekuatan politik untuk memenangkan Gibran di pemilu 2029.
BACA JUGA:
,Jokowi Kerap Disenggol PDIP, Projo: Akan Menghancurkan Kembali!
Jokowi Bantah Tudingan PDIP Soal Utusan Agar Dirinya Tak Dipecat: Coba Logikanya!
“Jokowi sudah menguasai PSI dan menundukkan Golkar. Lebih dari sekedar itu,” ujar Insan.
Menurut Insan, Jokowi masih memiliki kekuatan di kabinet merah putih dan kalangan pengusaha atau oligarki.
“Jokowi masih memiiki kekuatan di kabinet merah putih bahkan di kalangan pengusaha /oligarki,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, Gibran masih menjadi project utama Jokowi untuk maju di pemilu 2029.
“Gibran masih project utama Jokowi. Kegiatannya menyapa masyarakat bawah merupakan yang dominan saat ini merupakan persiapan untuk 2029. Gibran tidak membantu tugas Prabowo, ia hanya bekerja untuk kepentingan pribadi,” bebernya.
Seperti diketahui sebelumnya Ketua DPP PDIP, Puan Maharani memastikan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan berlangsung dalam waktu dekat setelah libur Lebaran.
” Secepatnya,” kata Puan Rabu (2/4/2025).
Puan menegaskan pertemuan itu tidak akan berlangsung dalam momen open house Lebaran.
Karena Megawati dan Prabowo tidak menggelar acara open house pada Lebaran tahun ini.
(Agus Irawan/Usk)