Kritikan Anies pada Kabinet Prabowo Dibalas Sandri Rumanama

anies kritik prabowo
(Youtube/MPR)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mengkritisi pemerintahan Prabowo Subianto, dianggap lepas dari nilai-nilai integritas dan meritokrasi dianggap tidak tepat. Kritik itu, dinilai lebih bernuansa emosional dan kurang memiliki substansi yang kuat.

Direktur Haidar Alwi Institut, Sandri Rumanama, menolak kritik yang disampaikan oleh Anies terhadap Presiden Prabowo. Menurutnya, tudingan Anies terkait komposisi jabatan di Kabinet Merah Putih yang disebut lebih berdasarkan koneksi ketimbang kemampapuan , dinilai tidak berdasar dan terlalu emosional.

“Saya rasa kritikan beliau terkesan emosional dan tidak subtantif, namanya juga jabatan politik ya harus memiliki koneksi politiklah, tapi yang saya lihat sudah profesional kok komposisi jabatan pada Kabinet Merah Putih yang tidak profesional jabatan yang mana,” katanya, Senin (3/11/2025).

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) ini juga menyebutkan bahwa realisasi janji politik pemerintahan Prabowo-Gibran sudah berjalan signifikan.

BACA JUGA:

Kabinet Merah Putih Disindir Anies Jauh dari Prinsip Meritokrasi, Direspon Gerindra!

Polemik Utang Whoosh Jadi Bahan Bahasan Kabinet Prabowo

“Sudah terealisasi janji-janji politik Prabowo-Gibran kok selama 1 tahun pemerintahan artinya sudah 20% progresif pemerintahan dan sudah teralisasi 20% janji janji Prabowo-Gibran,” ucapnya.

Sandri menambahkan, tiga isu utama yang menjadi sorotan Anies Baswedan yakni persoalan pangan, lapangan kerja, dan masa depan , justru telah mendapat perhatian serius pemerintah. Program seperti Swasembada Pangan, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Merah Putih telah dijalankan secara nyata.

Selain itu, dalam sektor ketenagakerjaan, pemerintah dinilai berhasil menurunkan angka pengangguran melalui berbagai program seperti magang, padat karya, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja.

”Sangat efektif kok buktinya berdasarkan BPS dibandingkan Agustus 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 berkurang sebesar 0,15%. TPT tercatat mengalami penurunan hingga menjadi 4,76% per Februari 2025,” jelas Sandri.

Ia juga menyebut program seperti Tenaga Kerja Mandiri, Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah untuk membantu masyarakat.

Pemerintah daerah pun turut berperan melalui kegiatan seperti job fair virtual dan pengembangan aplikasi ketenagakerjaan yang memudahkan pencari kerja mengakses lowongan yang tersedia.

Sandri berharap kritik terhadap pemerintah sebaiknya disampaikan berdasarkan data dan fakta, bukan hanya retorika politik semata.

“Kita semua memiliki tugas yang sama seperti Pak Anies yakni mengontrol dan mengkritik jalan pemerintahan Prabowo-Gibran tapi harus berdasarkan data, realitas, fakta bukan sebatas retorika belaka,” pungkasnya.

Diketahui, Anies sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintahan Prabowo Subianto semakin menjauh dari prinsip integritas dan meritokrasi. Ia menilai praktik transaksional dalam birokrasi dan politik telah membuat jabatan publik lebih ditentukan oleh kedekatan politik daripada kompetensi.

Pernyataan tersebut disampaikan Anies saat menjadi keynote speaker dalam Dialog Kebangsaan yang digelar DPW Gerakan Rakyat Jawa Tengah di Ballroom UTC Semarang, Rabu (8/10/2025). Kritik serupa juga ia lontarkan dalam acara Dialog Kebangsaan Suara Rakyat di Padang, Sabtu (1/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Anies mempertanyakan capaian pemerintahan Prabowo-Gibran setelah satu tahun berjalan  atau sekitar 20 persen dari masa jabatan lima tahun. Ia menyoroti tiga keresahan utama masyarakat: persoalan pangan, lapangan kerja, dan masa depan.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun