Kontroversi “Bayar Bayar Bayar”, Siapa yang Tentukan Batasan Kebebasan Seni?

bayar bayar bayar
(Sukatani)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kontroversi yang menyelimuti lagu “Bayar Bayar Bayar” dari band post punk Sukatani menguak persoalan klasik dalam sejarah seni soal benturan antara ekspresi artistik dan kepentingan kekuasaan. Lagu yang sarat kritik terhadap praktik pungutan liar ini mendadak ditarik setelah diduga menyinggung institusi kepolisian. Pertanyaannya, apakah musik masih memiliki kebebasan sebagai ruang refleksi sosial, atau justru semakin dikekang oleh kepentingan kekuasaan?

Fenomena ini bukan sekadar peristiwa insidental dalam industri musik, melainkan bagian dari pola lebih luas tentang bagaimana kekuasaan merespons seni yang kritis. Sejarah telah membuktikan bahwa seni, terutama musik, kerap menjadi corong perlawanan. Dari lagu-lagu balada yang sarat protes di era Orde Baru hingga kritik sosial dalam musik punk, ekspresi artistik selalu memiliki daya gugat terhadap sistem yang berkuasa.

Musik sebagai Kritik Sosial

Secara filosofis, seni memiliki nilai kebebasan yang inheren. Plato dalam “The Republic” pernah memperingatkan bahwa musik memiliki kekuatan untuk membentuk jiwa dan oleh karena itu, harus dikontrol oleh negara. Di sisi lain, filsuf seperti Friedrich Nietzsche dan Theodor Adorno justru melihat musik sebagai media pembebasan yang mampu membuka kesadaran publik terhadap ketimpangan sosial.

Lagu “Bayar Bayar Bayar” masuk dalam tradisi kritik tersebut. Liriknya yang tajam mencerminkan pengalaman sehari-hari masyarakat indonesia terhadap praktik pungutan liar.

Musik bukan hanya hiburan, melainkan juga alat untuk membangun kesadaran kolektif. Jika lagu ini dianggap sebagai ancaman, itu menunjukkan betapa institusi yang berkuasa merasa terusik oleh realitas yang disuarakan lewat seni.

Sensor Demi Kepentingan Kekuasaan?

Penarikan lagu ini menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi masih berada di bawah bayang-bayang sensor politik. Ketika sebuah karya seni dicekal bukan karena pelanggaran hukum yang jelas, melainkan karena ketidaksukaan terhadap isinya, kita patut bertanya: siapa yang menentukan batasan kebebasan seni? Apakah negara berhak membungkam kritik dengan dalih menjaga stabilitas?

Dalam demokrasi yang sehat, institusi negara seharusnya bersedia menerima kritik dan berdialog dengan masyarakat, bukan justru menekan ekspresi yang tidak menguntungkan mereka. Menariknya, sensor semacam ini justru bisa menjadi bumerang, mengingat sejarah telah membuktikan bahwa semakin keras suatu karya dibungkam, semakin besar daya tariknya bagi publik.

BACA JUGA: 

Lagu “Bayar Bayar Bayar” Dijegal? Cek Profil Band Sukatani

Pertunjukan Teater “Wawancara dengan Mulyono” di Kampus ISBI Dijegal?

Seni Tidak Bisa Dibungkam

Dalam konteks filsafat seni, John Dewey pernah menegaskan bahwa seni adalah refleksi pengalaman manusia. Sebuah lagu seperti “Bayar Bayar Bayar” bukan sekadar kombinasi melodi dan lirik, tetapi cerminan keresahan publik. Upaya membungkamnya tidak akan menghapus masalah yang menjadi sumber kritiknya. Justru, langkah tersebut mengonfirmasi bahwa kritik itu memiliki kebenaran yang tak bisa diabaikan.

Jika seni terus dijegal demi kepentingan Kekuasaan, kita harus bertanya: sampai kapan kebebasan berekspresi dapat dipertahankan? Ketika musik tak lagi bebas berbicara, itu menandakan bahwa demokrasi sedang kehilangan suara.

*Opini ini sepenuhnya merupakan pandangan penulis dan tidak mencerminkan kebijakan redaksi.

 

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...