BANDUNG,TM.ID: Menyikapi narasi dugaan kecurangan pemilu yang muncul di ruang publik, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengajak untuk menjaga masa tenang pemilu (pemilihan umum) 2024 dengan baik.
Sebelumnya telah disampaikan oleh pihak KPU (Komisi Pemilihan Umum) RI masa tenang pemilu dilangsungkan pada tanggal 11-13 Februari 2024.
Dalam hal ini Zulkifli mengatakan Visi dan Misi semua pasangan calon, baik calon presiden dan wakil presiden, maupun para calon legilatif lainnya telah disampaikan pada saat kampanye dengan waktu yang telah ditetapkan oleh KPU.
Tidak hanya itu, Ketua PAN tersebut juga mengajak untuk tidak menyebarkan isu yang membuat kegaduhan serta keresahan di masyarakat.
“Saya kira seluruh rakyat Indonesia sudah punya pilihan dan keputusan kan? Kita tunggu saja. Jangan menyebarkan isu macam-macam, curanglah, ini begitulah, ini begitulah, kan jadi membuat orang resah,” kata Zulkifli di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/2/2024).
Zulkifli menyampaikan bahwa dirinya sedang sibuk mengurus kebutuhan caleg (calon legislatif) dan dia mengaku belum menonton film documenter ‘Dirty Votee’ yang berisi sebuah narasi dugaan kecurangaan pemilu 2024 yang saat ini ramai diperbincangankan masyarakat.
BACA JUGA: DPR Tuding DKPP Cari Panggung Terkait KPU Loloskan Gibran
“Zaman begini mana bisa curang? Masa zaman begini masih bisa curang itu, bagaimana? Memang masih ada yang rahasia? Yang mau (curang) juga saya kira nggak akan dapat. Semua terbuka, rapat yang paling rahasia pun juga nggak ada rahasia. Terus kalau curang itu bagaimana caranya?” tanya Zulkifli, melansir Antara.
Ketua PAN tersebut menekankan terus menekankan tidak ada kecurangan, karena sekarang sudah zaman teknologi, dan rapat yang paling rahasian pun sudah tidak menjadi rahasia.
(Vini/Usk)