Frans Putros Bocorkan Kekuatan Utama Bangkok United

Frans Putros Bocorkan Kekuatan Utama Bangkok United
Frans Putros (Dok. Persib)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID –Bek Persib Bandung, Frans Putros langsung berikan pengetahuannya soal Bangkok United yang akan menjadi lawan tanding timnya di AFC Champions League Two (ACL 2). Frans Putros menilai karakter bermain Bangkok United sangatlah tangguh dan menonjolkan penguasaan bola tinggi.

Sebagai mantan legiun asing tim Thai League, Port FC, Frans Putros sudah beberapa kali bertemu dengan Bangkok United. Berdasarkan pengalamannya, ia menarik kesimpulan bahwa tumpuan utama Bangkok United tertuju kepada dua pemain.

Dua pemain yang dimaksud Frans Putros adalah Everton dan Richairo Zivkovic. Menurut Frans Putros, kedua pemain ini mampu memegang kendali penuh di banyak situasi. Everton dengan pengalamannya menjadikan salay satu bek paling disegani.

Baca Juga:

ID Reporter CNN Dicabut, Dewan Pers: Istana Melanggar Kebebasan Pers!

Jelang Bangkok United vs Persib, Pratama Arhan Sibuk Urus Perceraian

Sedangkan Zivkovic, adalah pemain yang memiliki kreativitas tinggi dan beroperasi di sisi sayap. Pengalaman panjanganya di sepakbola Asia membuat Zivkovic sangat diperhitungkan. Tentu Frans menilai hal ini harus diperhatikan Persib.

“Mereka punya satu winger, (Richairo) Zivkovic, di musim lalu saya melihat dia merupakan pemain yang dominan di penyerangan. Lalu menurut saya, mereka juga memiliki salah satu bek tengah terbaik (Liga Thailand), bek asal Brasil, Everton,” jelas bek asal Irak itu.

Selain itu juga, Bangkok United memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang bisa menjadi senjata rahasia. Sebagaimana yang sudah diketahui, tim ini memiliki legenda sepakbola Thailand, yakni Teerasil Dangda. Adapun bek senior lainnya, Manuel Bihr.

“Mereka adalah tim yang bagus, banyak pemain bagus, pemain asingnya juga bagus. Ada juga pemain lokal Thailand yang bagus dan bermain untuk tim nasional. Bagi saya, mungkin ini tim terbaik di grup,” jelas bek berdarah Denmark itu.

Dalam pengamatannya, Bangkok United juga memiliki organisasi permainan yang apik. Sebab, dari permainan apik itu, Bangkok United selalu mendapatkan peluang yang tidak terduga. Putros merasa ini akan menjadi tantangan berat bagi Persib di ACL 2 edisi kali ini.

“Mereka musim lalu melakukan itu (penguasaan bola), mereka musim lalu jadi tim yang memainkan sepakbola dengan bagus, ingin mendominasi permainan. Itu yang harus kami perhatikan,” imbuhnya. (RF/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun