Ketahui 5 Kapolri Pasca Reformasi beserta Prestasinya

(Kapolri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Setelah era reformasi di Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengalami perubahan signifikan dalam kepemimpinan dan pengelolaannya. Berikut ini adalah lima Kapolri pasca reformasi yang telah berperan penting dalam membawa perubahan di institusi kepolisian Indonesia.

1. Jenderal Polisi Da’i Bachtiar (1999-2000)

Kapolri
(Wikipedia)

Jenderal Polisi Da’i Bachtiar merupakan Kapolri pertama setelah reformasi. Ia memiliki peran penting dalam mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Saat itu dia tercoreng akibat berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi yang melibatkan aparat kepolisian.

Jenderal Da’i Bachtiar meluncurkan berbagai kebijakan reformasi di dalam Polri, termasuk perubahan struktur organisasi dan peningkatan profesionalisme anggota kepolisian.

2. Jenderal Polisi Surojo Bimantoro (2000-2001)

Kapolri
(Wikipedia)

Jenderal Polisi Surojo Bimantoro menjadi Kapolri berikutnya yang memiliki peran krusial dalam melanjutkan agenda reformasi di kepolisian. Beliau fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan polisi, serta memperkuat sistem pengawasan internal.

Tujuannya untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan tindakan korupsi di tubuh kepolisian. Selain itu, Jenderal Surojo juga mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam tindakan kepolisian.

3. Jenderal Polisi Sutanto (2005-2008)

(Wikipedia)

Jenderal Polisi Sutanto merupakan Kapolri yang menjabat pada periode yang kritis setelah bom Bali II dan serangkaian aksi terorisme lainnya di Indonesia. Ia aktif dalam memerangi terorisme dan memperkuat kerja sama dengan lembaga intelijen nasional dan internasional.

Selama kepemimpinannya, Jenderal Sutanto juga fokus pada upaya pemberantasan korupsi di tubuh kepolisian serta peningkatan layanan publik yang lebih baik melalui program reformasi birokrasi.

4. Jenderal Polisi Timur Pradopo (2010-2013)

(Wikipedia)

Jenderal Polisi Timur Pradopo adalah Kapolri yang bertekad untuk meningkatkan profesionalisme dan etika kerja di kalangan polisi. Beliau meluncurkan program reformasi internal yang bertujuan untuk memperkuat integritas anggota kepolisian, termasuk pemberantasan tindakan penyiksaan dan penyalahgunaan kekuasaan.

Selama kepemimpinannya, Jenderal Timur juga mengedepankan pelayanan publik yang ramah dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

5. Jenderal Polisi Tito Karnavian (2016-2021)

(Kapolri)

Jenderal Polisi Tito Karnavian menjabat sebagai Kapolri dalam periode perluasan tugas kepolisian, terutama dalam menangani ancaman terorisme dan radikalisme. Beliau giat melakukan reformasi dalam bidang penegakan hukum, penanganan kasus-kasus korupsi, serta peningkatan sistem pengawasan internal dan eksternal.

Jenderal Tito juga mengutamakan upaya pemberantasan narkoba dan peningkatan kerjasama dengan lembaga penegak hukum nasional dan internasional.

Kepemimpinan kelima Kapolri pasca reformasi di atas memiliki peran krusial dalam membawa perubahan positif di tubuh kepolisian Indonesia. Dalam melaksanakan tugasnya, mereka mendedikasikan diri untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang lebih baik.

Upaya-upaya tersebut penting dalam menjaga integritas institusi kepolisian dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum yang berperan sentral dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.

BACA JUGA: Hari Bhayangkara: Mengenang Jenderal Hoegeng Iman Santosa

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun