Hari Bhayangkara: Mengenang Jenderal Hoegeng Iman Santosa

(Satu harapan)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM,ID: Hari Bhayangkara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diperingati setiap tanggal 1 Juli. Pada hari ini, 1 Juli 2023, Korps Bhayangkara merayakan ulang tahunnya yang ke-77.

Tema Hari Bhayangkara tahun ini adalah “Polri Presisi untuk Negeri: Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas”.

Tema ini mencerminkan komitmen Polri dalam beradaptasi dengan perkembangan yang cepat dan mengajak masyarakat untuk bijaksana menghadapi tantangan.

Masa Kecil Hoegeng

Hari Bhayangkara
(VOI)

Ketika membahas Polri, ada satu nama yang sering muncul dalam percakapan karena integritasnya yang terkenal. Dia adalah mantan Kapolri, Hoegeng Iman Santosa. Terkenal karena sifat jujurnya dan dijuluki “Polisi Jujur”.

Hoegeng adalah anak dari Sukarjo Hatmojo, yang pernah menjabat sebagai kepala kejaksaan di Pekalongan. Saat kecil, Hoegeng sering di panggil dengan julukan “bugel” atau gemuk. Seiring berjalannya waktu, panggilan tersebut berubah menjadi “bugeng” dan akhirnya menjadi “hugeng”.

Hoegeng mendapatkan pendidikan di beberapa tempat. Setelah menyelesaikan sekolah di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) dan Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di Pekalongan, ia melanjutkan studinya di Algemeene Middelbare School (AMS) Yogyakarta.

Selama berada di Yogyakarta, Hoegeng mendirikan sebuah band Hawaian. Melalui band ini, ia mendapatkan tambahan penghasilan untuk biaya hidupnya.

Karier Hoegeng di Kepolisian

(wikipedia)

Pada tahun 1950, Hoegeng mengikuti Kursus Orientasi di Provost Marshal General School di Military Police School Port Gordon, Georgia, Amerika Serikat. Dari situlah karier Hoegeng di kepolisian mulai melesat.

Puncak karier Hoegeng pada tanggal 5 Mei 1968, ketika ia menjadi Kepala Kepolisian Negara menggantikan Soetjipto Joedodihardjo. Namun, tiga tahun kemudian, ia mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 2 Oktober 1971. Posisi Hoegeng kemudian tergantikan oleh Mohamad Hasan.

Hoegeng pernah melakukan reformasi di berbagai bidang, terutama dalam struktur organisasi di Mabes Polri ketika ia menjabat sebagai kepala kepolisian.

Hoegeng meninggal dunia pada usia 82 tahun pada tanggal 15 Juli 2004. Tepatnya di Jakarta, Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giri Tama, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sosoknya sulit terlupakan setiap Hari Bhayangkara.

BACA JUGA: Pengamanan HUT Bhayangkara ke-77, Polda Metro Jaya Terjunkan 1.777 Personel

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City