Kenapa Kereta Api Cepat Indonesia Jadi Objek Vital Nasional?

Pendaftaran Uji Coba Kereta Cepat Gratis Tahap 2 Dibuka 24 September
Pendaftaran Uji Coba Kereta Cepat Gratis Tahap 2 Dibuka 24 September (Instagram/keretacepat_id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Saat ini Kereta Api Cepat yang dimiliki Indonesia, secara resmi sudah ditetapkan sebagai daftar Objek Vital Nasional.

Adapun penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Nomor KP-DJKA 133 Tahun 2023, tentang Penetapan Objek Vital Transportasi Bidang Perkeretaapian PT KCIC.

Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan kalau KCIC menyambut positif soal penetapan Kereta Api Cepat menjadi Obvitnas. Karena Kereta Api Cepat bakal dipakai masyarakat luas sebentar lagi.

BACA JUGA: Kereta Cepat Mau Diresmikan Presiden Jokowi, Luhut Ungkap Nanti Tembus Surabaya

“Sebagai moda transportasi kereta api cepat pertama di Indonesia, KA Cepat memiliki peran dan dampak yang strategis di masyarakat. Peningkatan keamanan di layanan KA Cepat merupakan hal yang utama karena kunci utama transportasi umum adalah keselamatan,” terang Eva, Kamis (31/8/2023).

Proses penetapan itu sudah dipersiapkan dari bulan Maret 2023. Dan hal itu sudah melalui berbagai tahapan ketat, seperti pengecekan dokumen, pembahasan, hingga verifikasi lapangan oleh Direktorat Keselamatan Perkeretaapian DJKA Kemenhub.

Kata dia, Kereta Api Cepat berdampak kepada negara dan masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. KA Cepat juga dinilai jadi aset penting negara. Jadi perlu kepastian keamanan, ketika melaksanakan fungsinya sebagai sistem transportasi kereta cepat modern di Indonesia.

Maka dengan ditetapkannya KA Cepat sebagai Objek Vital Nasional, penyelenggaraan pengamanan akan dilakukan berdasarkan prinsip pengamanan internal dan ketentuan dalam Peraturan perundang-undangan, di bidang perkeretaapian dan pedoman pengamanan objek vital nasional.

BACA JUGA: Akar Sejarah Paspampres, Terbentuk saat Perjalanan Kereta Api Soekarno

“Sebagai sistem transportasi kereta api cepat modern di Indonesia, diperlukan pengamanan terhadap jalur, stasiun, depo, dan fasilitas operasi lainnya agar kereta api cepat bisa beroperasi dengan baik. Penetapan sebagai objek vital nasional ini menjadi penting dan sebagai tanggung jawab kami terhadap negara untuk melindungi aset bangsa,” beber Eva.

Eva mengajak kepada semua masyakata agar iktu berpartisipasi menjaga KA Cepat, sebagai satu diantara aset bangsa.

Kata dia jangan sampai ada aksi vandalisme dan melaporkan secara proaktif, kalau ada hal yang berpotensi menganggu keamanan di sekitar area operasional KA Cepat.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City