Kemarin Laporan Warga Dago Elos Ditolak Polrestabes Bandung, Kini Diambilalih Polda Jabar

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo berbicara soal penanganan laporan warga Dago Elos. (Dok. Polda Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Buntut dari kericuhan yang terjadi di Dago Elos antara warga dengan kepolisian, membuat Polda Jawa Barat (Jabar), mengambil alih kasus sengketa lahan.

Seperti yang diketahui warga Dago Elos terancam digusur dalam kasus sengketa lahan, antara warga dengan pengusaha bernama Muller. Awalnya hal itu ditangani Polrestabes Bandung.

Diambil alih Polda Jabar, karena buntut bentrokan dan blokade oleh warga yang terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung, beberapa waktu kemarin.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, hal itu merupakan bentuk akomodasi Polda Jabar terkait dengan keluhan dari warga Dago Elos.

BACA JUGA: Warga Terancam Digusur, Camat Pastikan Situasi Kawasan Dago Elos Sudah Aman

“Laporan polisi kita terima, sebagai bentuk akomodasi terhadap keluhan masyarakat. Terkait dengan dokumen, sambil berjalan ini dokumen akan kita lengkapi. Pada prinsipnya kita melayani masyarakat. Jadi tidak ada kepentingan terkait dengan pelayanan tersebut,” begitu kaya Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/8/2023).

Kombes Ibrahim Tompo juga menyampaikan, kendati kasus tersebut telah diambil alih Polda Jabar, tapi tetap melibatkan Polrestabes Bandung.

“Kita berupaya untuk bisa mengakomodir kepentingan masyarakat. Sehingga kita menarik laporannya ke sini, sehingga bisa ditangani lebih luas,” jelasnya.

Dirkrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan menyampaikan bakal segera memeriksa warga Dago Elos sebagai saksi dan pihak terlapor.

“Nanti kalau sudah selesai melakukan pemeriksaan atau interogasi kepada warga, tentu kita nanti melakukan pemeriksaan juga atau BAP kepada terlapor,” kaya Surawan.

Kendati putusan pengadilan telah inkrah, namun Surawan menyampaikan jika terdapat dokumen yang diduga terjadi pemalsuan, maka aka nada Tindakan hukum yang dilakukan.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Harap Polemik Dago Elos Diselesaikan Secara Humanis

Sementara itu, seorang warga pelapor Bernama Ade Suherman kembali melaporkan kasus itu ke Polda Jabar. Dirinya berharap, kasus yang ditangni bisa lancar.

“Alhamdulillah pada malam ini laporan kami diterima dengan baik oleh Polda Jabar. ini adalah bukti surat penerima dari Polda Jabar. Ada beberapa (dokumen) menyusul sesuai dengan prosedur,” kata dia.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian