Kecelakaan Kereta di Stasiun Brambanan – Maguwo, KA Bangunkarta Tabrak Mobil dan Motor

Kecelakaan Kereta di Stasiun Brambanan-Maguwo
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.IDKecelakaan lalu lintas melibatkan kereta api, mobil, dan beberapa sepeda motor terjadi di lintasan sebidang antara Stasiun Brambanan – Maguwo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 10.35 WIB.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengobatan korban yang terdampak.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, tampak KA 161 Bangunkarta menabrak sebuah mobil dan beberapa sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.

Hingga kini, pihak KAI belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah pasti korban dalam peristiwa itu.

“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan dan berbelasungkawa atas kejadian ini. Kami akan mendampingi dan mendukung setiap proses yang dibutuhkan,” ujar Manager Humas KAI Daop (Daerah Operasional) 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengutip Kompas, Selasa (4/11/2025).

KAI Fokus Tangani Korban

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan saat ini pihaknya memprioritaskan penanganan terhadap para korban kecelakaan.

Saat ini KAI Daop 6 berfokus pada penanganan korban dan pendampingan keluarga untuk seluruh proses yang dibutuhkan,” kata Feni.

Feni menambahkan, PT KAI memastikan biaya pengobatan korban ditanggung perusahaan.

Untuk semua biaya prosesnya dari KAI yang akan menanggung,” ujarnya.

Awak dan Penumpang Kereta Selamat

Seluruh awak dan penumpang KA 161 Bangunkarta dilaporkan selamat dalam insiden kecelakaan di lintasan sebidang tersebut. Usai kejadian, kereta dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan pengawasan petugas di lapangan.

Pihak KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang yang terdampak dan memastikan operasional perjalanan kembali berjalan normal.

Baca Juga:

Awali 2024 dengan 5 Kecelakaan Kereta Api, DPR Kritisi PT KAI

PT KAI Pastikan Jalur Kereta di Lokasi Kecelakaan Cicalengka Kabupaten Bandung Bisa Dilalui

“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Kami akan mendampingi dan mendukung seluruh proses yang dibutuhkan,” kata Feni.

“Masyarakat juga kami imbau untuk senantiasa berhati-hati dan waspada serta mematuhi rambu-rambu yang berlaku,” sambungnya.

(Vini Virdiyanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun