Kebocoran Data IGRS Picu Kehebohan, Email Developer hingga Game Belum Rilis Ikut Tersebar

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dunia gaming Indonesia kembali menjadi sorotan publik, setelah muncul dugaan kebocoran data pada sistem Indonesia Gaming Rating System (IGRS). Kasus kali ini menjadi perhatian yang sangat serius karena tidak hanya menyangkut tentang klasifikasi game, namun juga menyangkut keamanan para developers game.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh pengguna Reddit yang awalnya hanya ingin membuat tampilan alternatif (frontend) untuk situs IGRS dengan tujuan untuk mengatasi masalah performa. Namun, dalam prosesnya, ia justru menemukan sebuah celah keamanan yang cukup besar. Dari celah tersebut, diduga sekitar 1.000 email milik developer game terekspos ke publik.

yang membuat situasi ini menjadi lebih serius adalah, kebocoran email data bukan hanya datang dari para developers game kecil, tapi juga mencakup nama developers game besar seperti Hoyoverse. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran yang besar dikalangan para developers mengenai keamanan data di industri game Indonesia.

Baca Juga:

IGRS Picu Polemik, Developer Game Indonesia Bertemu Komdigi Bahas Label RC

Steam Ngaku Salah Sistem IGRS, Bikin Bingung Gamers Indonesia

Tidak hanya berhenti di situ, kebocoran ini juga diduga menyeret konten dari game yang bahkan belum rilis secara resmi. Game seperti 007 First Light dan Echoes of Aincrad dilaporkan ikut terkena dari kebocoran data IGRS, dengan adanya penyebaran isi konten seperti footage gameplay. Kondisi ini sangat merugikan pihak developers, karena bisa merusak strategi marketing yang biasanya dijaga ketat oleh perjanjian NDA (Non-Disclosure Agreement).

Sejumlah pelaku industri pun mulai angkat suara, salah satunya adalah developers dari Toge Production yaitu Kris Antoni, mulai menyoroti lemahnya sistem perlindungan data dalam sistem IGRS. Ia menilai masalah ini sudah melampaui teknis biasa dan bisa berdampak serius terhadap kepercayaan para developers terhadap sistem IGRS.

Kasus kebocoran ini semakin memperkuat kritik terhadap sistem IGRS yang sebelumnya juga sempat bermasalah dengan sistem implementasi rating yang bermasalah. kini permasalahannya bukan hanya pada akurasi rating, namun juga menyangkut keamanan data yang jauh lebih krusial.

(Magang Unpas / Rahmadani)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City