Kebijakan Dedi Mulyadi Disebut Bikin Sekolah Swasta di Depok Sepi Peminat

Kebijakan sekolah dedi mulyadi bandung zoo. Pindad
Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi. (YouTube/Dedi Mulyadi)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menetapkan satu kelas SMA Negeri berisikan 50 siswa dinilai berdampak serius terhadap sekolah swasta di Jawa Barat. Salah satunya adalah SMA Muhammadiyah 1 Depok, yang hanya menerima lima siswa baru dalam Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun 2025.

Hal itu diungkap Wakil Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Depok, Muhammad Zakaria.

“Kejadian ini bukan hanya di sekolah kami saja, tapi juga hampir di seluruh sekolah swasta di Jawa Barat. Bahkan ada yang hanya mendapat satu siswa,” kata Zakaria kepada wartawan, Selasa (22/7/2025).

Menurut Zakaria, kebijakan penambahan jumlah siswa dalam satu kelas di sekolah negeri telah mempersempit ruang gerak sekolah swasta dalam menjaring siswa. Ia pun menyampaikan kritik langsung kepada Dedi Mulyadi .

“Mohon maaf kepada Kang Dedi ini selaku Gubernur Jawa Barat, kebijakan bapak yang menerapkan di sekolah negeri 1 rombel 50 siswa, menyebabkan sekolah swasta yang ada di seluruh Jawa Barat terutama di sekolah kami SMA Muhammadiyah 1 Depok mengurangi atau menurunkan daya berkurangnya murid,” ujar Zakaria.

Sebelum adanya kebijakan dari Dedi Mulyadi, kata dia, sekolah swasta banyak diminati namun setelah kebijakan tersebut mengalami penurunan. SMA 1 Muhammadiyah Depok sebelumnya memiliki 20 siswa baru, namun tahun ini hanya memiliki lima siswa.

“Dulu kan di negeri cuma paling 30, terus 35, terus bisa jadi 50 siswa dalam satu rombel yang mengakibatkan banyak sekolah swasta terkena dampaknya ini,” jelas Zakaria.

Meskipun jumlah pendaftar menurun drastis, Zakaria tetap menekankan bahwa sekolah tidak akan menurunkan standar kualitas pendidikan.

“Meski hanya lima siswa, kami tetap akan memberikan pendidikan terbaik. Kami anggap mereka setara dengan 50 siswa,” tambahnya.

SMA Muhammadiyah 1 Depok juga tetap membuka peluang untuk pendaftaran siswa pindahan atau gelombang susulan, sebagai bentuk ikhtiar memperbaiki angka partisipasi siswa di tengah tantangan kebijakan yang ada.

Baca Juga:

Insiden Maut Pernikahaan Anak Dedi Mulyadi di Garut Bisa Dijerat Pasal Pidana

Jerit Tuntutan Pencabutan Study Tour, Dedi Mulyadi Enggan Kompromi!

Dedi Mulyadi Klaim Sekolah Favorit Tidak Terdampak

Menanggapi polemik tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah bahwa kebijakannya secara langsung merugikan sekolah swasta. Menurutnya, tren penurunan pendaftar di sekolah swasta telah berlangsung sejak lima tahun terakhir.

“Coba dicek data di Purwakarta. Kecenderungan sekolah swasta memang sudah menurun sejak lima tahun terakhir,” kata Dedi, Senin (21/7/2025).

Ia menilai bahwa kualitas dan daya tarik sekolah swasta menjadi faktor utama penyebab menurunnya pendaftar, bukan semata karena kebijakan pemerintah.

“Sekolah swasta yang diminati dan memiliki kualifikasi justru tetap penuh. Tapi mungkin ada sekolah yang dulunya dapat 30, sekarang tinggal 15. Itu yang terjadi,” jelasnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial