Kebakaran Gudang Kimia di Tangsel Diduga Cemari Sungai, Warga Resah Bau Menyengat dan Ikan Mati

(Sumber Foto: instagram infotangerang.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

TANGERANG, TEROPONGMEDIA.ID – Kebakaran gudang bahan kimia di kawasan Taman Tekno, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), diduga kuat mencemari aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Dugaan ini menguat setelah warga menemukan perubahan kondisi air berupa busa, warna tak normal, serta bau menyengat pascakebakaran, yang memicu kekhawatiran akan dampak pencemaran limbah berbahaya terhadap lingkungan dan kesehatan.

Pengawas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel Kecamatan Serpong, Firda Yofiyana, menyatakan pihaknya telah melakukan langkah cepat dengan mengambil sampel air di sejumlah titik aliran sungai untuk diuji di laboratorium.

“Pengambilan sampel dilakukan di empat titik, yaitu lokasi kebakaran, aliran air terdampak, gorong-gorong, dan kawasan The Green. Hasilnya akan menentukan ada atau tidaknya kandungan zat berbahaya,” ujar Firda, Senin (9/2/2026).

Dampak pencemaran dilaporkan meluas hingga wilayah BSD. Air bekas pemadaman yang bercampur bahan kimia mengalir melalui drainase menuju Sungai Jalatreng dan bermuara ke Kali Angke. Akibatnya, sejumlah ikan ditemukan mati di sepanjang aliran sungai tersebut.

“Limbahnya sampai mencemari sungai di wilayah BSD, sampai banyak ikan yang mati. Pestisida itu,” kata Danton Damkar Tangsel, Sahroni.

Tak hanya itu, warga sekitar gudang juga mengaku resah karena aroma menyengat menyerupai bensin tercium hingga masuk ke dalam rumah-rumah. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan risiko gangguan kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca Juga:

Kebakaran Hanguskan Sebuah Rumah di Citepus Bandung

Kronologi Kebakaran

Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di gudang milik PT Biotek Saranatama yang berlokasi di Blok K3 Nomor 37, Kelurahan Setu, kawasan pergudangan Taman Tekno, Serpong. Gudang tersebut diketahui menyimpan bahan kimia serta berbagai material lainnya, termasuk pestisida dalam jumlah besar.

Seorang saksi mata bernama Rehan pertama kali melihat kepulan asap tebal dari dalam gudang dan segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan mengerahkan 14 armada pemadam dengan kekuatan sekitar 70 personel. Operasi pemadaman juga dibantu unit dari BSD serta dua mobil tangki tambahan untuk suplai air.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Tangsel, Omay Komarudin, mengungkapkan bahwa proses pemadaman cukup sulit karena di dalam gudang tersimpan sekitar 15–20 ton pestisida.

“Unit kita ada 14 unit, dari BSD dua unit, ditambah dua unit tangki penyuplai air,” jelas Omay.

Sahroni menambahkan, sebagian pestisida disimpan dalam kemasan kaleng yang berisiko menimbulkan letupan saat terkena panas tinggi.

“Kaleng pestisida kalau panas bisa menimbulkan letusan. Bukan ledakan besar, tapi tetap berbahaya, sehingga pemadaman harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati,” katanya.

Dugaan Penyebab dan Dampak Kerugian

Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menyebutkan dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di dalam bangunan gudang.

“Penyebab sementara diduga akibat hubungan arus pendek listrik,” ujar Dhady.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara