Kasus Campak Tinggi di Sumenep, Begini Cara Mencegahnya!

mencegah campak
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ada lima kecamatan dengan kasus campak tertinggi di Sumenep, Jawa Timur. Lima kecamatan itu adalah Kalianget dengan 220 kasus campak, Rubaru dengan 146 kasus, Kota dengan 122 kasus, Dasuk dengan 115 kasus, dan Saronggi dengan 107 kasus.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengungkapkan, hal tersebut dipicu banyak anak yag tidak mendapatkan imunisasi campak saat pandemi Covid-19.

Lantaran tidak imunisasi, ketahanan tubuhnya menjadi rentan dan membuat anak-anak tersebut tidak terlindung dari virus campak. Lantas, apakah dengan sekadar mendapatkan vaksin sudah cukup untuk mencegah seseorang terkena campak?

Cara Mencegah Campak

Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh Morbillivirus dari keluarga paramyxovirus. Campak menular lewat droplet yang dikeluarkan oleh pengidapnya ketika mereka bersin dan batuk.

Penularan terjadi tidak hanya ketika seseorang berada di depan pengidap campak saat mereka bersin dan batuk, tapi juga ketika menyentuh permukaan yang terkena droplet lalu menempelkan tangan ke hidung atau mulut.

1. Divaksin

Anak-anak

Melansir situs web resmi jaringan rumah sakit (RS) Mitra Keluarga, ada dua jenis vaksin campak yang bisa melindungi dari virus tersebut.

Dua vaksin tersebut adalah MMR dan MMRV. Jika ingin terlindung dari tiga jenis penyakit, yakni campak, gondongan, dan rubella, kamu bisa menggunakan vaksin MMR. Sementara itu, ada vaksin MMRV yang juga bisa melindungimu dari penyakit cacar air.

Vaksin MMR sudah bisa diberikan mulai usia 12 sampai 15 bulan untuk dosis pertama, dan empat sampai enam tahun untuk dosis kedua. Kemudian, vaksin MMRV juga tersedia untuk anak berusia 12 bulan sampai 12 tahun.

Namun, berdasarkan tabel informasi imunisasi dasar di Puskesmas Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, ada pemberian vaksin campak dan rubella pada anak berusia sembilan bulan, dan pengulangan pada usia 18 bulan.

Akan tetapi, tidak diketahui apakah vaksin dasar yang diberikan dari Kementerian Kesehatan itu termasuk jenis MMR atau MMRV.

Kamu bisa memastikan lebih lanjut ke tenaga kesehatan (nakes) terkait jenis vaksin, dosis pemberian, dan usia pemberian.

Orang dewasa

Melansir web resmi jaringan RS Siloam, orang dewasa yang pernah mendapat vaksin, atau pernah terkena campak, umumnya bisa mendapatkan satu dosis vaksin MMR.

Dosis kedua bakal diberikan dengan jeda 28 hari jika mereka bekerja sebagai nakes, telah berusia 18 tahun dan belum pernah divaksin MMR, dan berencana pergi ke daerah yang pernah atau sedang mengalami wabah campak.

Semua orang bisa divaksin campak?

Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin MMR. Misalnya adalah seseorang dengan reaksi alergi terhadap komponen vaksin, dan mengalami reaksi serius terhadap dosis sebelumnya.

Kemudian adalah seseorang yang menderita tuberculosis (TBC), penyakit autoimun, serta kanker dan sedang menjalani perawatan yang dapat melemahkan imun tubuh.

2. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Menerapkan pola hidup sehat juga bisa membantu mencegah terinfeksi virus penyebab campak. Salah satunya adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah berada di tempat umum, menyeka hidung, batuk, atau bersin.

Kemudian, jika sedang bersama orang lain yang sakit, sebaiknya tidak berbagi barang pribadi. Ini untuk mengantisipasi jika sakit yang diderita adalah campak.

Penderita komplikasi campak memang terbilang sedikit. Namun, campak bisa menyebabkan komplikasi yang sangat berbahaya.

Oleh sebab itu, penting untuk waspada. Contoh komplikasinya adalah radang pada telinga, bronkitis, infeksi paru-paru seperti pneumonia, dan infeksi otak atau ensefalitis.

Tingginya Kasus Campak di Sumenep

Sebelumnya, ada lima kecamatan dengan kasus campak terbanyak di Sumenep, yaitu Kalianget, Rubaru, Kota, Dasuk, dan Saronggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengenadlian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Achmad Syamsuri mengatakan, sebagian besar pasien campak sudah mendapat penanganan medis.

Namun, di antara mereka ada yang harus dirujuk ke rumah sakit. Untuk menekan penyebaran, pihaknya akan menggelar imunisasi massal mulai Senin (25/8/2025) mendatang.

Upaya ini menargetkan anak berusia sembilan bulan sampai 59 bulan di 26 puskesmas, baik di daratan maupun kepulauan.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
5 Cara Efektif Menenangkan Diri Saat Burnout 24-7-2023

5 Cara Efektif Menenangkan Diri Saat Burnout

BANDUNG,TM.ID: Kehidupan yang penuh dengan pekerjaan menumpuk dan berbagai persoalan hidup dapat menyebabkan banyak orang merasakan burnout. Kondisi ini sangatlah wajar, mengingat manusia juga memerlukan istirahat

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

3

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...