Kadispora Bandung Eddy Marwoto Dicopot, Tersangka Korupsi Hibah Rp6,5 Miliar!

kadispora kota bandung dicopot
Eddy Marwoto. (dok. Dispora Kota Bandung)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan resmi mencopot, Eddy Marwoto dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bandung. Pencopotan dilakukan setelah Eddy ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Pramuka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Sebagai pengganti, Farhan melantik Sigit Iskandar, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dispora Kota Bandung. Ia dilantik bersama 89 pejabat lainnya, termasuk Kepala Dinas Ciptabintar Kota Bandung, Rulli Subhanudin.

“Status kepegawaiannya sudah diberhentikan sementara. Saya sudah tanda tangan sejak ada penetapan tersangka,” kata Farhan usai pelantikan pejabat di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (25/8/2025).

Pemberhentian Sementara Disetujui BKN dan Kemendagri

Farhan menjelaskan, pemberhentian Eddy sudah disahkan melalui persetujuan Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri. Surat resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengenai pemberhentian sementara juga telah diterima Pemkot Bandung sebelum 20 Agustus 2025.

“Jadi diberhentikan sementara. Kalau ternyata di pengadilan nanti ada sesuatu, kan kita tidak pernah tahu,” ujarnya.

Farhan pun meminta Kadispora baru, Sigit Iskandar, agar fokus pada pengelolaan aset dan anggaran keolahragaan. Ia menilai, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung mengelola dana yang cukup besar sehingga harus ditata dengan baik.

“Dispora ini salah satu OPD yang memiliki titipan anggaran yang tidak kecil, apalagi punya aset yang banyak. Jadi pengelolaannya harus benar,” kata Farhan.

Baca Juga:

Dedi Mulyadi Usul PT Pindad Tinggalkan Bandung, Pindah ke BIJB Kertajati!

Ancaman Sesar Lembang, Ini 6 Titik Tempat Evakuasi Gempa di Bandung

Kasus Korupsi Dana Hibah Pramuka

Eddy Marwoto ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, yaitu mantan Kadispora Kota Bandung Dodi Ridwansyah (DR), mantan Sekda Kota Bandung Yossi Irianto (YI), dan mantan Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung Deni Nurhadiana Hadimin (DNH).

Kasus ini bermula dari pemberian dana hibah Pemkot Bandung kepada Kwarcab Pramuka pada 2017, 2018, dan 2020 dengan total nilai Rp6,5 miliar.

Menurut Kejati Jabar, pada 2017 dan 2018, proposal hibah meloloskan biaya representatif pengurus dan honorarium staf Kwarcab yang tidak tercantum dalam Keputusan Wali Kota Bandung tentang standar harga satuan barang/jasa. Dana hibah tersebut juga digunakan tidak sesuai peruntukan dengan pertanggungjawaban fiktif.

Pada 2020, Eddy Marwoto yang saat itu menjabat Kadispora diduga melakukan hal serupa dengan meloloskan biaya representatif dan honorarium staf serta menggunakan dana hibah tidak sesuai peruntukan.

Jerat Hukum

Keempat tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian