Kabel Semrawut Segera Ditertibkan, 270 Tiang di Buah Batu Bandung Dipotong Akhir Oktober

Kabel Semrawut Segera Ditertibkan, 270 Tiang di Buah Batu Bandung Dipotong Akhir Oktober
Ilustrasi-Kabel di ruas jalan Kota Bandung (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung serius menata wajah kota dengan merapikan kabel udara yang selama ini semrawut di berbagai ruas jalan utama.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana, menegaskan seluruh operator wajib menurunkan kabel ke bawah tanah melalui jaringan ducting, sesuai Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 3 Tahun 2023.

“Prinsipnya, semua jalan yang sudah ada ductingnya, operator wajib turun. Ada 13 ruas ducting yang dibangun pemerintah dan 15 ruas oleh Bandung Infra Investama (BII). Semuanya wajib dipakai,” kata Yayan, Jumat (3/10/2025).

Saat ini, proses normalisasi kabel sedang berlangsung di Jalan Buah Batu. Yayan menyebut ada 270 tiang yang akan dipotong di ruas tersebut.

“Setiap operator punya satu tiang. Jadi total ada 25 sampai 30 kabel yang harus diturunkan ke bawah. Pekerjaan ini sudah mulai sejak sebulan lalu,” ucapnya.

Baca Juga:

Selasa Tertib Kabel, Diskominfo Bandung Rutin Rapikan Kabel Udara demi Estetika dan Keamanan Kota

Wali Kota Bandung Sebut Level Permainan Jebolan Binaan Persib Sudah Setara Dengan Pemain Asing

Menurutnya, pekerjaan tidak membangun ducting baru, melainkan membersihkan ducting lama yang sudah tersedia agar siap dipakai.

“Ducting lama dibersihkan, lalu kabel dimasukkan ke bawah, kemudian tiang-tiangnya dipotong,” tegasnya.

Proses penurunan kabel dilakukan bertahap, dimulai dari Dago–Riau, kemudian berlanjut ke Buah Batu dan Riau pendek hingga Aceh. Meski pekerjaan dilakukan di trotoar, Yayan memastikan tidak akan mengganggu aktivitas warga.

“Tidak ada pembongkaran trotoar. Tanah yang menumpuk di bak kontrol dibersihkan, dan setelah selesai dikembalikan seperti semula. Jadi warga tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Yayan juga menegaskan, kabel mati tidak boleh lagi dibiarkan bergelantungan di ruas jalan Kota Bandung. Sebab, menurutnya kabel yang bergelantungan kebanyakan kabel mati.

“Kalau di bawah tanah, tidak mungkin ada kabel mati. Karena operator harus bayar sewa ke pemerintah untuk maintenance. Jadi pasti lebih tertib. Kalau di atas, tidak ada kontrol, makanya banyak kabel tidak terpakai dibiarkan menggantung,” ungkapnya.

Menurutnya, penertiban ini tidak hanya soal estetika kota, tetapi juga menyangkut keselamatan warga.

“Kabel semrawut itu merusak pemandangan, apalagi di persimpangan yang tiangnya menumpuk. Dari sisi keamanan pun berbahaya, bisa membahayakan nyawa orang,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City