Jule Klarifikasi di YouTube Bigmo, Netizen: Ngapain Masih Dikasih Panggung?

jule bigmo
Julia Prastini atau Jule dan Bigmo. (instagram/folkonoha)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Julia Prastini atau Jule kembali menjadi perbincangan publik setelah uasai klarifikasi kasus perselingkuhan juga pada perubahan penampilan dan kehadirannya di YouTube Bigmo.

Jule kembali membuat heboh media sosial setelah ia tampil dalam siaran langsung YouTube Bigmo. Dalam kesempatan tersebut, Jule menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi.

Permintaan Maaf di Ruang Publik

Dalam potongan video yang beredar luas, Jule mengakui bahwa tindakannya telah mengecewakan banyak pihak.

Ia menyebut, kegaduhan yang muncul di media sosial sebagai tanggung jawab pribadinya.

“Aku mau minta maaf mungkin dengan berita yang beredaran di luar, aku bikin kegaduhan di sosial media dan aku banyak kecewain orang,” ujar Jule, dikutip dari unggahan Instagram @folkkonoha.

Pernyataan tersebut menjadi klarifikasi pertama Jule yang disampaikan secara langsung di platform dengan jangkauan besar.

Pesan untuk Anak di Tengah Kontroversi

Selain menyampaikan permintaan maaf kepada publik, Jule juga menyampaikan pesan emosional kepada tiga anaknya.

Ia menegaskan bahwa dirinya tetap hadir dan menyayangi mereka, terlepas dari isu yang berkembang.

Jule meminta anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik, percaya diri, dan berakhlak, sekaligus menepis anggapan bahwa ia meninggalkan peran sebagai ibu.

Bigmo Disorot, Cancel Culture Dipertanyakan

Alih-alih meredam kontroversi, kehadiran Jule di channel Bigmo justru memicu gelombang kritik baru.

Sejumlah netizen mempertanyakan keputusan Bigmo yang dianggap memberi panggung di tengah tekanan cancel culture terhadap Jule.

Komentar bernada skeptis memenuhi kolom media sosial, menyoroti standar moral publik serta batas antara ruang klarifikasi dan legitimasi figur bermasalah.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana cancel culture di media sosial Indonesia tidak hanya menyasar individu, tetapi juga platform yang dianggap ikut memfasilitasi narasi.

Baca Juga:

Istri Pesulap Merah Meninggal Dunia, Akibat Penyakit Langka

Mikasa Si Mungil Pelipur Lara Bu Tatu Usai Kepergian Lula Lahfah

Sorotan Publik Belum Mereda

Hingga kini, setiap langkah Jule masih berada dalam pengawasan ketat publik. Mulai dari perubahan penampilan, pilihan ruang klarifikasi, hingga pihak yang memberinya panggung, semuanya menjadi bahan perdebatan terbuka.

Kontroversi ini menegaskan bahwa bagi figur publik, permintaan maaf bukan selalu menjadi akhir dari polemik, melainkan bisa membuka babak baru dalam penilaian publik.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City