Resep Tutut Kuah Kuning, Hidang Eksotik Warisan Nenek Moyang

Tutut Kuah Kuning
(Cookpad)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Di berbagai daerah di Indonesia, tutut atau siput sawah telah menjelma menjadi salah satu sajian favorit yang memiliki daya tarik tersendiri. Simak dalam artikel ini resep tutut kuah kuning, sebuah hidang eksotik warisan nenek moyang.

Kelezatan dan gizi yang terkandung dalam tutut menjadikannya bukan hanya hidangan lezat, tetapi juga pilihan yang cerdas untuk menjaga kesehatan tubuh.

Keunikan rasa yang tutut miliki membuatnya memiliki tempat istimewa di hati para pecinta kuliner. Namun, tak hanya itu, tutut juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.

Kaya akan protein, tutut mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita. Selain itu, kandungan mineral dan nutrisi lainnya dalam tutut turut membantu memelihara daya tahan tubuh, menjaga kekuatan tulang, serta mendukung pertumbuhan yang optimal.

Bahan-bahan Tutut Kuah Kuning

  • 1 kilogram tutut segar
  • 500 ml air bersih
  • 200 ml santan encer
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai, memarkan
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula
  • 1 sendok teh kaldu ayam bubuk
  • 15 buah cabai rawit merah
  • 1 batang daun bawang, rajang halus
  • 2 sendok makan minyak goreng

Bumbu Halus Tutut Kuah Kuning

  • 7 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 3 cm kunyit
  • 2 cm jahe

BACA JUGA: Resep Yummy Martabak Kari Gurih, Cobain!

Langkah-langkah Pembuatan Tutut Kuah Kuning:

  • Bersihkan tutut dengan merendamnya dan menyikat setiap cangkangnya. Potong bagian ekor tutut satu per satu dan bilas dengan air mengalir hingga bersih.
  • Haluskan semua bahan bumbu halus dan tumis dalam wajan dengan sedikit minyak hingga harum. Tambahkan daun salam, daun jeruk, dan serai yang telah kamu memarkan. Tumis hingga layu.
  • Masukkan tutut yang telah kamu bersihkan ke dalam tumisan bumbu. Aduk hingga bumbu merata melumuri seluruh tutut.
  • Tuangkan air secukupnya dan aduk hingga tercampur merata. Tutup wajan dan masak hingga air mendidih.
  • Masukkan cabai rawit merah utuh dan bumbui dengan garam, gula, dan kaldu bubuk. Aduk lagi dan masak hingga tutut matang.
  • Tuangkan santan dan aduk hingga mendidih. Koreksi rasa dan taburi dengan irisan daun bawang.
  • Angkat dan sajikan di atas mangkuk saji.

Tutut kuah kuning bukan sekadar hidangan lezat, tetapi juga pilihan cerdas untuk menggugah selera dan menjaga kesehatan.

Kaya akan rasa, nutrisi, dan manfaat, tutut kuah kuning bisa menjadi sajian istimewa dalam acara makan keluarga atau pertemuan dengan teman-teman.

Kelezatan tutut yang direndam dalam kuah kuning gurih akan membuatmu kembali dan kembali menikmatinya.

 

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City