JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membantah dirinya pernah mengirimkan utusan agar PDIP tak memecatnya. Adapun tudingan itu, dari Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus beberapa waktu lalu.
“Enggak ada. Ya harusnya disebutkan siapa, biar jelas. Siapa? Siapa?” kata Jokowi saat di kediamannya, Solo, dikutip Minggu (16/03/2025).
Menurutnya, pernyataan dari Deddy Sitorus itu, tidak masuk nalar. Jokowi mempertanyakan, apa tujuannya untuk mengirim utusan dan meminta tak dipecat oleh partai berlogo banteng moncong putih itu.
“Kepentingan saya apa untuk mengutus itu? Kepentingannya apa? Coba logikanya,” tanya Jokowi
Diketahui sebelumnya, Deddy mengklaim, sempat ada utusan yang menemui partai sehari sebelum Jokowi menerima pemecatan sebagai kader dari PDIP.
Ia menyebut, utusan itu meminta agar tak memecat Jokowi dan meminta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto harus mundur.
“Perlu diketahui bahwa sekitar tanggal 14 Desember, itu ada utusan yang menemui kami, memberitahu bahwa Sekjen (Hasto) harus mundur,” kata Deddy dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (12/3).
“Lalu jangan pecat Jokowi dan menyampaikan ada sekitar sembilan orang dari PDIP yang menjadi target dari pihak kepolisian dan KPK,” tambahnya.
Ia lantas membocorkan utusan itu, merupakan sosok yang memiliki kewenangan yang kuat. Akan tetapi, ia enggan menyebut dengan gamblang siapa sosok itu.
(Saepul/Aak)