Jingle Bells Bukan Lagu Natal? Cek Sejarahnya!

Jingle Bells Bukan Lagu Natal
(YouTube)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Lagu “Jingle Bells” biasanya identik dengan perayaan Natal. Lagu Natal ini dinyanyikan dengan penuh semangat dan kegembiraan.

Faktanya “Jingle Bells” ternyata bukanlah lagu Natal? Lalu, bagaimana sejarah lagu “Jingle Bells”? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Pencipta Lagu

Melansir berbagai sumber, lagu Jingle Bells ditulis oleh James Lord Pierpont yang lahir pada tahun 1822. Ia merupakan putra dari Pendeta John Pierpont.

Sejak usia dini, James Lord Pierpont jauh dari keluarganya di Boston. Pada usia 14 tahun, ia kabur dari sekolah asrama untuk bergabung dengan awak kapal penangkap ikan paus dan menghabiskan hampir satu dekade di laut.

Setelah menikah, James Lord Pierpont dikenal sebagai pria yang suka meninggalkan keluarganya. Pada tahun 1849, Pierpont meninggalkan istri dan anak-anaknya di Massachusetts, sementara dia mengejar kekayaan di Barat.

Kemudian, ia sempat pulang ke rumahnya dalam keadaan tidak lebih kaya dari saat ia pergi. Namun, ia pergi lagi pada tahun 1853 untuk menjadi pemain organ di sebuah gereja Unitarian di Savannah, Georgia, yang digembalakan oleh saudara laki-lakinya.

Beberapa bulan setelah kematian istri pertamanya pada tahun 1856, James Lord Pierpont menikahi putri walikota Savannah dan meninggalkan kedua anak dari pernikahan pertamanya di Utara bersama kakek mereka.

Jingle Bells Bukan Lagu Natal

Pada tahun 1857, James Lord Pierpont menulis lagu yang diberi judul “One Horse Open Sleigh”. Namun, setelah rilis ulang dua tahun kemudian, judul lagu itu berubah menjadi “Jingle Bells”.

Lagu “Jingle Bells” sebenarnya bukan lagu Natal. Lagu tersebut sebenarnya pertama kali dibawakan pada kebaktian gereja Thanksgiving dan tidak pernah dimaksudkan sebagai lagu wajib Natal.

Jika mendengarkan lirik lagu “Jingle Bells” dengan saksama, kamu akan menyadari bahwa sebenarnya tidak ada penyebutan tentang Natal, Thanksgiving, atau hari libur lainnya.

Lagu tersebut mulai berkaitan dengan Natal hanya beberapa dekade setelah dibawakan pada tanggal 15 September 1857, di Washington Street di Boston, menurut seorang peneliti di Universitas Boston, Kyna Hamill.

Tempat Lahir Lagu Masih Diperdebatkan

Ada dua plakat bersejarah di dua kota, yang masing-masing mengklaim sebagai tempat lahirnya “Jingle Bells” karya Pierpont.

Pertama, sebuah plakat di Medford, Massachusetts, menunjukkan bahwa Pierpont menulis lagu tersebut pada tahun 1850 saat sedang duduk di sebuah bar sambil menonton balap kereta luncur di Salem Street.

Hal ini dibantah oleh penelitian Hamill , yang menemukan bahwa Pierpont tidak mungkin menulis lagu tersebut pada tahun 1850 karena ia sedang mengejar uang di California selama “Gold Rush”.

Ada juga plakat di Savannah, Georgia, di mana orang-orang bersikeras Pierpont menulis lagu tersebut pada akhir tahun 1857 sebelum memimpin nyanyian pertama “Jingle Bells” di gereja setempat.

BACA JUGA: 7 Tradisi Unik Perayaan Natal di Indonesia

Hamill mengatakan Pierpont kemungkinan besar menulis lagu itu di sebuah rumah kos tidak jauh dari tempat tinggalnya di pusat kota Boston pada tahun 1857.

Hingga kini, “Jingle Bells” selalu ada saat perayaan Natal. Agar suasana semakin meriah, lagu ini diiringi alat musik dan lonceng kecil.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun