Jejak Digital Dikuliti Gus Miftah Sempat Hina Hina Yati Pesek

Yati Pesek Gus Miftah
(Instagram/@zoelfick)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Jejak digital buruk Gus Miftah kembali terkuak, kali ini dengan korban seniman senior Yati Pesek. Dalam video yang beredar luas, Gus Miftah melontarkan penghinaan terhadap Yati Pesek dengan menyangkutpautkan penampilan fisik.

“Aku bersyukur Bude Yati jelek, kalau cantik jadi lont*,” ucap Gus Miftah dalam kalimat tak sopannya, mengutip pada Kamis (5/12/2024).

Pernyataan Gus Miftah tersebut menuai kecaman publik, mengingat Yati Pesek adalah seniman senior dengan karier panjang dan prestasi gemilang.

“Ini Bu Yati usianya sudah 70 tahun lebih. Jadi sasaran kalimat semacam itu, tak ada anak yang punya ibu mau menerima kata-kata itu,” lanjutnya.

Komentar tersebut juga menyoroti perjalanan karier Yati Pesek yang jauh lebih panjang dan berpengaruh dibandingkan Gus Miftah.

“Miftah ini masih anak kemarin sore dibandingkan Bu Yati yang sudah bekerja di ranah budaya sejak tahun 1964,” tulis pemilik akun @zoelfick.

“Jika ke beliau saja Miftah begitu enteng merendahkannya, bagaimana lagi orang-orang yang dianggapnya cuma orang biasa,” sambungnya.

Latar Belakang Artis Senior

Yati Pesek, perempuan kelahiran Yogyakarta, mewarisi bakat seni dari orang tuanya. Ayahnya adalah pengrawit dan ibunya seorang penari, keduanya juga pemain wayang orang.

Sejak kecil, Yati belajar menari dari ibunya dan mendapatkan pelatihan privat dari guru tari ternama seperti R. M. Joko Daulat dan Basuki Koeswaraga.

Bakatnya semakin terasah saat berusia tujuh tahun, ketika Yati terpilih untuk tampil di bagian pembuka sebelum pertunjukan wayang orang.

BACA JUGA :Deddy Corbuzier Bungkam Soal Kasus Gus Miftah!

Sejak saat itu, Yati Pesek telah berkiprah di dunia hiburan selama lebih dari 60 tahun, memberikan kontribusi besar bagi dunia seni budaya Indonesia.

Pernyataan Gus Miftah terhadap Yati Pesek menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap para seniman senior dan pengalaman mereka.
Perilaku tersebut juga menjadi bukti nyata dari jejak digital buruk yang terus melekat pada Gus Miftah, yang semakin mengikis kredibilitasnya di mata publik.

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026